• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Jumat, 27 April 2018

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Bupati dan Forkopimda Kunjungi Lokasi Bencana Gelombang Pasang
    ALEX | Rabu, 03 Agustus 2016 | 19:30 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Bupati
    Bupati Ende Marselinus Y.W Petu bersama jajaran Forkopimda saat mengunjungi lokasi bencana gelombang pasang

     

    ENDE, FLOBAMORA.NET - Bupati Ende Marselinus YW Petu bersama jajaran Forkopinda, Rabu (3/8) mengunjungi korban gelombang pasang di lingkungan Pu'unaaka, Kelurahan Tanjung, Kecamatan Ende Selatan 

     

    Kedatangan bupati dan Forkopimda ke lokasi bencana untuk menyerahkan bantuan dan memberikan peneguhan kepada para korban.


    Pantauan flobamora.net, saat tiba di lokasi Bupati Marsel bersama jajaran Forkopimda langsung meninjau rumah-rumah yang terendam gelombang pasang dan berdialog dengan warga.


    Bupati Marsel pada kesempatan itu menyampaikan rasa prihatin kepada warga yang menjadi korban gelombang pasang. Ia mengatakan bencana yang datang tidak diharapkan karena kejadian ini akibat gangguan alam.


    "Kita pasti tidak inginkan bencana namun ini adalah kuasa Tuhan. Untuk itu kita harus tabah menjalani," katanya.

     

    Ia mengatakan, manusia tidak bisa memprediksi kejadian ini. Karena itu ia berharap agar warga terus berjaga-jaga dan berhati-hati karena gelombang pasang baru berakhir tiga hari ke depan.


    "Saya minta terus berjaga-jaga. Jangan dulu tinggal di rumah. Sekarang berpindahlah ke tempat yang lebih tinggi," ujarnya.


    Lebih jauh Marsel mengatakan, pemerintah untuk sementara membuka Posko dan dapur umum.

     

    "Harapan saya agar ikut apa yang pemerintah sampaikan
    jangan melawan alam dengan tetap berada di lokasi bencana. Amankan diri ke tempat yang lebih tinggi, karena kita  tidak tahu kapan akan datang bencana," ujarnya.


    Ia juga menawarkan agar warga di lokasi itu direlokasi, namun warga sendiri belum tegas menanggapi.


    Ketua Tim Siaga Bencana Kelurahan Tanjung Arsad Ismail mengatakan, program relokasi sebenarnya sudah disosialisasikan beberapa tahun lalu, namun kendala utamanya ketiadaan lahan.


    "Sudah bersedia mereka untuk direlokasi namun ke 54 KK ini kesulitan karena ketiadaan lahan," kata Arsad.

     

    Ia mengatakan sudah ada 22 KK yang siap untuk direlokasi karena sudah ada lahan. Tahun 2016 ini baru sebanyak enam kepala keluarga karena keterbatasan dana.


    "Sudah ada 22 KK yang memiliki lahan dan mau direlokasi. Namun tahun ini baru terlaksana 6 KK. Sisanya masih menunggu dana dari Pemda,” urainya.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.