• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Kamis, 16 Agustus 2018

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    PDI Perjuangan Berekad Menangkan Pilkada dan Pileg
    VICKY DA GOMEZ | Minggu, 07 Agustus 2016 | 17:05 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    PDI
    Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI Andreas Hugo Parera

     

    MAUMERE, FLOBAMORA.NET - Pemilihan Umum Kepala Daerah di Kabupaten Sikka masih dua tahun lagi. Namun partai banteng bermoncong putih ini jauh-jauh hari sudah bertekad memenangkan agenda politik itu. Setelah menang Pilkada 2018, PDI Perjuangan juga bertekad memenangkan Pemilihan Umum Legislatif 2019.
           

    Tekad untuk memenangkan Pilkada 2018 dan Pileg 2019 ini terungkap saat anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI Andreas Hugo Parera (AHP) menggelar pertemuan di Sekretariat PDI Perjuangan Kabupaten Sikka di Jalan Wairklau, Sabtu (6/8).
           

    Terakhir kali PDI Perjuangan memenangkan Pilkada pada tahun 2003 saat mengusung Alexander Longginus dan Yoseph Ansar Rera. Waktu itu proses pemilihan kepala daerah masih ditentukan oleh anggota DPRD. Saat itu PDI Perjuangan memiliki kekuatan 14 kursi dari 30 kursi di DPRD Sikka karena berhasil menang pada Pemilu 1999.
           

    “Pilkada 2018 kita harus menang. Kalau kalah lagi maka partai ini akan tenggelam. Setelah itu Pemilu 2019 kita juga harus menang. Kita pernah berjaya di tahun 1999 tapi setelah itu perolehan kursi terus menurun,” seru AHP di depan ratusan pengurus, kader, dan simpatisan.
           

    Hingga saat ini belum ada informasi tentang siapa saja yang bakal diusung PDI Perjuangan. Beberapa spekulasi politik menyebut partai ini bakal mengusung kembali Ketua PDI Perjuangan Alexander Longginus, karena sampai sekarang belum ada kader yang pantas dinominasikan. Informasi lain menyebut PDI Perjuangan kemungkinan mengusung Lusia Adinda Lebu Raya, isteri Ketua PDI Perjuangan Provinsi NTT Frans Lebu Raya.
           

    Namun posisi PDI Perjuangan pun sama dengan partai-partai lain, yakni harus membentuk koalisi partai. Dengan hanya memiliki 4 kursi di DPRD Sikka, partai ini belum memenuhi kuota minimal 7 kursi untuk mengusung calon bupati dan wakil bupati.
           

    Untuk memenangkan dua agenda politik ini, AHP mengingatkan agar partai terus-menerus melaukan konsolidasi. Tentang konsolidasi ini juga disampaikan sejumlah pengurus ranting dan anggota Dewan Pertimbangan Cabang E.P da Gomez.
           

    Selain konsolidasi, AHP juga menyentil agar partai mulai memikirkan rekruitmen kandidat. Untuk itu partai perlu menangkap suara-suara dari tengah masyarakat tentang figur seperti apa yang perlu diusung. Hemat dia suara rakyat itu sangat penting untuk didengarkan dan dipertimbangkan karena pada akhirnya yang pilih pemimpin adalah rakyat.***

     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.