• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Kamis, 15 November 2018

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Anggota Dewan Persoalkan Mekanisme Persidangaan
    ALEX | Selasa, 30 Agustus 2016 | 13:54 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Anggota
    Anggota DPRD Ende Abdul Kadir Mosa Basa

     
    ENDE, FLOBAMORA.NET - Anggota DPRD Ende Abdul Kadir Mosa Basa mempertanyakan dan mempersoalkan mekanisme persidangan di DPRD Ende.Menurut dia dalam beberapa kali persidangan sudah menyelewng dari Tata Tertib Nomor 01 Tahun 2004.


    Kadir mempersoalkan hal ini saat Paripurna Penyampaian Laporan Hasil Reses III masa sidang III DPRD tahun 2015,Senin (29/8).

     

    Ia lebih jauh mengatakan mekanisme yaang dibangun dalam rapat tersebut sudah menyalahi Tata Tertib yang hingga saat ini belum direvisi.


    "Kita masih pakai Tata tertib Nomor 1 tahun 2004 dan hingga sekarang belum direvisi.Karena ini mekanisme harus dijalankan,"kata Kadir Mosa Basa.


    Ia mencontohkan, yang  terjadi saat ini dimana sebutnya, belum dilakukan pendapat akhir dari fraksi sementara sudah dilakukan serah terima laporan hasil kegiatan reses III masa sidang IiI DPRD tahun 2015-2016.Selain itu juga diagendakan penyerahaan risalah persidangan.


    "Kita belum lakukan pendapat akhir  fraksi,  baru melakukan pandangan umum  sementara dari pemerintah baru lakukan jawaban pemerintah sekarang sudah dilakukan penyerahan," tandasnya.


    Sependapat dengan Kadir, anggota DPRD Ende lainnya Orba K Ima juga mempertanyakan hal ini. Menurutnya ini merupakan kelengahan lembaga.Pasalnya, soal substansi tidak masalah  namun perlu dilihat mekanismenya harus direvisi.


    "Kedepan segera lakukan revisi sesuai Permendagari yang baru Nomor 80 Tahun 2015," kata Orba.


    Adu pendapat tentang hal itu berjalan alot.Pimpinan sidang Wakil Ketua DPRD Ende Erikos  Emanuel Rede akhirnya membahas soal pengesahan risalah persidangan dipending hingga waktu tidak ditentukan.


    Sebelumnya ketika dilakukan penyerahan laporan hasil rerses kepada pemerintah daerah dari pimpinan DPRD Ende Erikos Emanuel Rede kepada Bupati Marselinus Y.W Petu juga dilkukan interupsi oleh anggota DPRD Yulius Rada.


    Rada mempertanyakan soal mekanisme yang sama karena menurunya belum adaa pembahasan namun dalam agenda paripurna sudah dilakukan penyerahan hasil reses.


    "Bukan soal substansi yang saya persoallkan namun soal mekanismenya. Kita belum lakukan pembahasan namun sudah dilakukan penyerahan," ucap politisi Gerindra ini.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.