• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Jumat, 19 Juli 2019

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    TPDI NTT Tagih Janji Lebih dari Lima Tersangka Kasus Pasar Alok
    VICKY DA GOMEZ | Rabu, 31 Agustus 2016 | 11:33 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    TPDI
    Koordinator TPDI NTT Meridian Dewanta Dado

     

    MAUMERE, FLOBAMORA.NET – Budi Hermawan, Kapolres Sikka sebelumnya pernah menegaskan kepada public, akan ada lima tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi Lanjutan Pembangunan Pasar Alok. Karena itu Tim Pembela Demokrasi Indonesia (TPDI) Wilayah NTT menagih janji komitmen kepolisian.
           

    Pernyataan ini dikedepankan Koordinator TPDI NTT Meridian Dewanta Dado melalui surat elektroniknya kepada Flobamora.net, Selasa (30/8). Pernyataan ini disampaikan menyusul pemeriksaan penyidik Polres Sikka terhadap Bupati Sikka Yoseph Ansar Rera pekan lalu.
           

    “Sebagai wujud peran serta masyarakat maka TPDI NTT wajib mempertanyakan dan menagih janji Polres Sikka yang sejak awal dimulainya proses penyidikan kasus dugaan tipikor Proyek Pembangunan Pasar Alok, melalui Kapolres Budi Hermawan pada awal tahun 2014 telah menegaskan kepada publik bahwasanya akan ada lebih dari lima orang yang bakal ditetapkan sebagai tersangka kasus tipikor dimaksud,” ujar Dewanta Dado.
           

    Ia mengatakan sampai sejauh ini pihak Polres Sikka baru memproses secara hukum dua orang tersangka yakni Pejabat Pembuat Komitmen Zakarias Heriando Siku dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Barthold da Cunha. Zakarias Heriando Siku sebelumnya telah dinyatakan terbukti bersalah dan divonis pidana penjara selama 2 tahun oleh Pengadilan Tipikor Kupang. Namun dalam pemeriksaan tingkat banding di Pengadilan Tinggi Kupang dia dinyatakan tidak terbukti bersalah dan divonis bebas. Saat ini Kejari Maumere melakukan upaya hukum kasasi ke Mahkamah Agung untuk menguji dan mempersoalkan vonis bebas dimaksud.

    Sedangkan Barthold da Cunha selaku kuasa pengguna anggaran (KPA) dalam proyek ini telah dinyatakan bersalah dan divonis pidana 2 tahun penjara oleh Pengadilan Tipikor Kupang. Hingga saat ini pemeriksaan perkaranya masih dalam pengujian tingkat banding oleh pihak Pengadilan Tinggi Kupang.

    Bila merujuk pada fakta-fakta hasil penyidikan Polres Sikka dan juga hasil persidangan peradilan tipikor kasus Pasar Alok itu maka sesungguhnya sangat amat mudah bagi Polres Sikka untuk segera menetapkan tersangka-tersangka baru entah dari kalangan mantan Bupati Sikka, panitia proyek ataupun para rekanan.

    Mengikuti informasi di media, katanya, sepertinya baru-baru iuni penyidik Polres Sikka telah memeriksa Bupati Sikka Yoseph Ansar Rera selaku saksi kasus ini. Menurut Meridian Dado, pemeriksaan ini wajar saja, karenakan saat proyek ini berlangsung Yoseph Ansar Rera menjabat sebagai Wakil Bupati Sikka.

    “Saya kira Yoseph Ansar Rera dianggap paling mengetahui tentang sepak terjang Bupati Sikka saat itu (Drs. Alexander Longginus) dalam memberikan rekomendasi penunjukan langsung terhadap 7 rekanan, dan juga adanya intervensi terhadap wewenang PPK serta KPA pada 14 Agustus 2007 di mana saat itu Bupati Sikka Akexander Longginus secara sepihak telah mengambil alih fisik Proyek Pasar Alok dan meniadakan proses masa pemeliharaan proyek tersebut,” ujar mantan pengacara Zakarias heriando Siku ini.
    .

    Oleh karenanya, Meridian Dado berharap  setelah pemeriksaan terhadap Bupati Yoseph Ansar Rera, Polres Sikka semakin memperoleh fakta-fakta hukum yang meyakinkan sehingga tidak ragu-ragu lagi untuk menetapkan tersangka utama dalam kasus tipikor Pasar Alok.

     

    Ia menambahkan kasus ini sedang dalam proses supervisi yang sangat amat ketat oleh KPK-RI.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2019 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.