• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Senin, 21 Mei 2018

     

     
    Home   »  Ekonomi & Investasi
     
    Sawah Baru untuk Para Petani di Kabupaten Ende
    ALEX | Rabu, 07 September 2016 | 14:35 WIB            #EKONOMI & INVESTASI

    Sawah
    Pembukaan sawah baru di Desa Wolomage, Kecamatan Detusoko, Kabupaten Ende

     

    ENDE, FLOBAMORA.NET - Deru suara mesin eksavator memecah kesunyian Desa Wolomage, Kecamatan Detusoko, pada Rabu 31 Agustus 2016 pagi. Seketika, semua mata tertuju pada alat berat dengan roda baja bergerigi itu. Ini sekelumit pemandangan yang terekam saat pencanangan secara resmi pencetakan sawah di Kabupaten Ende bekerja sama dengan TNI AD.

     

    Pencanangan  itu dilakukan Bupati Ende Marselinus Y.W Petu, Dandim 1602 Ende Letkol (Kav) Suteja bersama salah seorang Mosalaki dengan menaiki eksavator dan bersama operator melakukan pembersihan lokasi. Hadir juga dalam acara tersebut Kapolres AKBP Ardyan Mustakim, Wakil Ketua DPRD Erikos Emanuel Rede serta sejumlah pimpinan SKPD lingkup Pemkab Ende.


    Melalui Komandan Kodim 1602 Ende, Bupati Marsel menyampaikan terima kasih kepada jajaran TNI AD yang dengan setia dan penuh semangat membantu petani di Kabupaten Ende. Pasalnya, upaya TNI AD membantu petani bukan saja hanya dalam kegiatan perluasan sawah.


    "Di hampir semua semua aktifitas usaha tani mulai dari pengawalan bantuan sarana produksi dan alat mesin pertanian , kegiatan pengolahan tanah, penanaman, pemeliharaan tanaman, pencegahan dan pemberantasan hama dan penyalit tanaman serta panen dan pasca panen,”  ujar Bupati Marsel.


    Ia mengapresiasi TNI  karena apa  yang dikerjakan  merupakan tugas dan tanggung jawab yang luar biasa yang diemban guna membantu pemerintah daerah dan aparatur bidang pertanian serta para petani.


    'Kami berterima kasih atas pendampingan terutama dalam memotivasi semangat kerja dan meningkatkan etos kerja petani di Kabupaten Ende. Keterlibatan aktif Kodim 1602 Ende dalam membangun kerja sama dengam Pemda menjadi motivasi dan spirit bagi pemerintahan sekarang ini. Inilah yang saya sering katakan spirit kerja sama dan sama-sama bekerja membangun wilayah  ini khususnya di bidang pertanian, "ucapnya.


    Apresiasi juga disampaikan kepada mosalaki yang telah memberikan tanah untuk dijadikan sawah dalam program pencetakan sawah bersama TNI AD.


    Sementara itu Komandan Kodim 1602 Ende Letkol (Kav) Suteja mengatakan,untuk bisa membuka lahan baru untuk pencetakan sawah khususnya di Wolomage ini melalui perjuangan yang luar biasa.perjuangan ini pada akhirnya SID bisa turun dalam selanjutnya bisa mulai melakukan pencetakan sawah.


    "SID turun berarti anggaran turun ini salah satu syarat mutlak. Karena ada mata air, awalnya saya ragu karena mau gelar alat ini kita harus buka jalan supaya bisa ke lokasi.Itu sudah kita lakukan dengan membuka 3 kilo meter," jelasnya.


    Ditengah keterbatasan, ternyata ada semangat.Ini juga  harus tetap dipelihara dan hasilnya bisa melakukan pencetakan sawah baru ini.Semuanya berkat kerja sama Kodam IX Udayana,Korem 161 Wirasakti ,Kodim 1602 Ende, Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi NTT dan Dinas Pertanian Kabupaten Ende serta terutama dukungan bupati Ende dan jajaran Forkopimda.


    "Saya katakan kepada bupati, saya siap sukseskan cetak sawah dan jawaban bupati siap dukung. Dan ini langkah maju karena semua mendukung termasuk Forkopimda khususnya Kapolres Ende,"kata Suteja sambil mengajak untuk satukan langkah menuju Ende lebih maju dan sejahtera,” katanya.


    Wakil Ketua DPRD Ende Erikos Emanuel Rede mengatakan kedepan, perlu diperhatikan empat hal terkait dengan pertanian sawah yakni infrastruktur pertanian, intervensi alat pertanian, pemupukan yang baik dan benar serta meningkatkan SDM Petani sehingga hasilnya bisa lebih baik.


    Di Ende, program percetakan sawah baru kerja sama dengan TNI menurut Kepala Dinas Pertanian Marianus Alexander lokasinya tersebar di enam kecamatan atau enam desa dengan luas 250 hektare (ha).


    Percetakan sawah baru itu antara lain Kecamatan Kelimutu di Desa Koanara 12 ha, Desa Wolojita di Kecamatan Wolojita 45 ha, Desa Jeodua di Kecamatan Detukeli 78 ha,Desa Wolomage, Kecamatan Detusoko 80 ha, Desa Woloau Kecamatan Maurole 11,50 ha, dan Desa Tou Barat Kecamatan Kotabaru 25 ha..***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.