• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Jumat, 21 September 2018

     

     
    Home   »  Siapa & Siapa
     
    H. Syahrulan Pua Sawa:Menangkap Denyut Kehidupan Ata Ende
    ALBERTUS VINCENT REHI | Rabu, 07 September 2016 | 14:54 WIB            #SIAPA & SIAPA

    H.
    H. Syahrulan Pua Sawa

     

    Anggota Komisi V DPR RI, Syahrulan Pua Sawa mengapresiasi kebijakan Pemerintah Kabupaten Ende yang menggelar pertemuan Tiga Batu Tungku atau Lika Mboko Telu , yang mempertemukan jajaran pemerintah daerah dengan tokoh agama dan mosalaki atau tokoh adat dalam satu forum bersama.

     

    Tidak mengherankan, disela-sela masa resesnya, ia sempat meluangkan waktu untuk duduk bersama dengan unsur pemerintahan, tokoh agama dan tokoh adat selama dua hari mengikuti setiap dinamika yang terjadi dalam pertemuan bermartabat tersebut.    

     

    “Ini langka. Terus terang, saya baru kali ini hadir dalam forum bermartabat seperti ini.  Ini yang membuat saya terharu. Di Ende pemerintah bena-benar mendudukkan para tua adat dan tokoh agama sesuai peran yang mereka emban baik sebagai pemimpin ulayat maupun pemimpin umat,” kata Pua Sawa .di sela-sela  kegiatan Rakor tersebut di Ende , Kamis 11 Agustus 2016 lalu .

     

    Menurutnya, sebagai putra daerah ia bisa merasakan sebuah pertemuan akbar dengan nuansa kebersamaan dan kekeluargaan yang dengan kesadaran penuh bicara dari hai ke hati  tentang masa depan pembangunan Kabupaten Ende.

     

    Ia berharap pertemuan seperti ini tetap dipertahankan atau dilanjutkan karena disadari betul, pemerintah tidak bisa bekerja sendirian dalam membangun daerah tanpa dukungan tokoh adat dan tokoh agama.

     

    “Saya menangkap ada nuansa tersendiri dalam pertemuan ini. Hal ini terekam dari dialog yang digelar, betapa para mosalaki dan tokoh agama mendukung penuh pembangunan yang sudah, sedang dan akan dilaksanakan,” ujarnya.

     

    Sebagai anggota Komisi V DPR RI yang membidangi infrastruktur, perhubungan dan pembangunan desa, ia berjanji untuk bekerja semaksimal mungkin mengemban amanah rakyat.

     

    Alumni SMA Negeri 1 Ende ini berjanji akan menghadiri pertemuan Tiga Batu Tungku berikutnya, karena menurutnya melalui forum seperti ini aspirasi masyarakat bisa diperoleh dan selanjutnya diperjuangkan untuk kepentingan banyak orang terutama untuk rakyat atau fai walu ana kalo.  

     

    Ia sendiri mengaku sangat terharu melihat nuansa  pertemuan yang digelar selama dua hari itu yang ditandai dengan Ritual Wela Kamba. Nuansa inilah yang tidak ia temukan di daerah lain di Indonesia. Dimana, pemerintah bersama tokoh agama dan tokoh adat duduk bersama membicarakan masa depan pembangunan sebuah daerah, yang dikemas dalam sebuah tema besar Wenggo Nua Nena Ola/Ozha/Oda atau membangun kampung halaman supaya menjadi lebih baik.

     

    “Ini pertemuan yang sangat luar biasa. Saya minta tetap dipertahankan setiap tahun. Ini jarang terjadi di tempat lain. Untuk pesertanya harus bisa lebih banyak lagi, sehingga pemerimtah bisa menangkap asprasi masyarakat yang dibawa para tokoh agama dan tokoh adat . Kita harus bersatu untuk membangun daerah ini,” ujarnya.

     

    Syahrulan yang dalam pertemuan ini tampak bersemangat, memotivasi peserta untuk tetap bangga mengakui diri sebagai Ata Ende. Orang Ende penuh dengan tata krama dan santun. Ini yang harus dipertahankan, apalagi Kota Ende dijuluki sebagai Kota Pancasila. Ata Ende harus tunjukkan persatuan dan kesatuan.

     

    Ada satu hal yang sangat luar biasa menurut dia, Pemerintah Kabupaten Ende sangat terbuka menjalin silaturahmi dengan tokoh agama dan tokoh adat. Sebab, disadari betul, tokoh agama dan tokoh adat memiliki pengaruh yang sangat kuat di tengah masyarakat.  

     

    Merespons permintaan tokoh adat tentang pembangunan infrastruktur di Kabupaten Ende, sebagai anggota dewan ia berjanji akan berjuang sekuat kemampuannya, karena itu adalah amanah apalagi permintaan dari para pemimpin masyarakat.

     

    Terkait pembangunan desa, Syahrulan mengatakan, ia sendiri sudah turun langsung mengecek penyaluran dana tersebut. Saat ini alokasi dana desa mendekati Rp 1 miliar per desa. Untuk Kabupaten Ende masing-masing desa sudah menerima dana tersebut sekitar 60 persen di tahun 2016 ini.

     

    Ia berjanji untuk bersama  pemerintah daerah bekerja sama membangun Kabupaten Ende  dengan memperjuangkan aspirasi masyarakat baik yang disampaikan melalui pemerintah daerah juga oleh masyarakat sendiri saat turun melakukan reses.    

     

    “Saya sebagai anggota Komisi V DPR  RI akan memperjuangkannya, baik di komisi dan akan berkomunikasi dengan anggota komisi lain guna menjawabi aspirasi tersebut,” katanya

     

    Sebagai anggota DPR ia ingin membangun Ende bersama pemerintah dan masyarakat di daerah ini menjadi lebih baik. Tujuannya agar Ende bisa maju dan berkembang sama seperti daerah lain. Ende harus dibangun dengan kebersamaan. Ata Ende harus bersatu membangun Ende. ***

    Biodata Singkat

    Nama                          : H.Syahrulan Pua Sawa

    Pekerjaan                   : Anggota DPR RI Komisi V 2014 -2019

    Lahir                           : Ende, 24 April 1962

    Pendidikan                 : -   SD Roja 1

                                          -   SMP Negeri 1

    -          SMA Negeri 1 Ende (dulu SMPP Negeri Ende)

                                           -    Universitas Nasional Jakarta

    Istri                               :    Lisa Wahyuni

    Anak                             :   Siti Nuri Purnama Sari  

     
      TAG:
    • khas
    •   
    •   
    •   
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.