• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Kamis, 18 Oktober 2018

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Calon "Bupati Sehari" Lembata belajar Public Speaking
    BENNY K.ASSAN | Senin, 03 Oktober 2016 | 21:53 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Calon
    Penjabat Bupati Lembata, Sinun Petrus Manuk

     

    LEWOLEBA,FLOBAMORA.NET - Jelang peringatan Hari Anak Perempuan Internasional, 11 Oktober mendatang, Plan International Indonesia Program Area Lembata menggelar pelatihan public speaking bagi calon “Bupati Sehari” di Kabupaten Lembata.

     

    Menurut Erlina ‘None’ Dangu, Deputi Program Area Manager Plan International Indonesia Program Area Lembata, pelatihan public speaking adalah upaya meningkatkan kapasitas anak perempuan dalam event “Girl Leadreship: Sehari Jadi Bupati”.  Bupati Sehari merupakan salah satu aksi dari Gerakan Because I Am A Girl (BIAAG Movement) untuk memberi kesempatan kepada anak perempuan untuk berekspresi, misalnya menjadi pemimpin dalam banyak bidang.

     

    “BIAAG Movement adalah gerakan untuk memberi kesempatan kepada anak perempuan agar bisa belajar, memimpin, berkembang dan memutuskan. Tahun ini, BIIAG Movement dilakukan dengan memberi kesempatan kepada anak perempuan menjadi Menteri Sehari, Gubernur Sehari dan Bupati Sehari . Puncak acaranya pada 11 Oktober itu” terang None menjawab FLobamora.net.

     

    None menambahkan, untuk mendapatkan anak perempuan calon “Bupati Sehari”,  pihaknya telah melakukan serangkaian seleksi dan penguatan kapasitas anak perempuan. Salah satunya adalah pelatihan public speaking.

     

    “Untuk Lembata sendiri, ada 12 anak yang diseleksi dari 56 peserta. Mereka berasal dari sekolah menengah yang ada di Kota Lewoleba. Dari 12 anak tersebut, 2 anak akan ke Jakarta untuk seleksi menjadi Menteri Sehari dan 2 orang ke Kupang untuk seleksi Gubernur Sehari. Sementara itu, sisanya akan diseleksi menjadi Bupati Sehari dan beberapa kepala SKPD sehari, ” tambah None.

     

    Pelatihan Public Speaking tersebut digelar di Kantor Plan International Indonesia Program Area Lembata, Minggu,(2/10). Olah vokal,  artikulasi, irama bicara sampai etika berpakaian dan cara duduk merupakan sebagian dari materi pelatihan yang diajarkan kepada para calon “Bupati Sehari” dan Kepala SKPD Sehari.

     

    Menurut None, pelatihan public speaking dimaksudkan untuk mengasah kepercayaan diri anak perempuan.

     

    “Salah satu hal penting bagi seorang anak perempuan untuk bisa tampil adalah kepercayaan diri. Nah…ini (public speaking, red) adalah salah satu cara untuk menumbuhkan kepercayaan diri mereka. Apalagi mereka akan berperan sebagai Bupati Sehari dan Kepala SKPD Sehari.” Jelas None.

     

    Terkait aksi “Bupati Sehari” yang akan digelar Plan International Indonesia, None menambahkan pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan Bagian Humas Setda Lembata dan telah bertemu langsung dengan Penjabat Bupati Lembata.

     

    Sebelumnya, Penjabat Bupati Lembata Sinun Petrus Manuk menyatakan antusiasnya terkait event Sehari Jadi Bupati, saat disambangi Tim BIAAG dari Plan International Indonesia Program Area Lembata beberapa waktu lalu.

     

    “Saya memberikan kesempatan yang seluas-luasnya kepada anak perempuan di Lembata untuk menjadi bupati selama sehari. Bahkan anak muda yang lainnya pun boleh menjadi pimpinan SKPD selama sehari yang sama. Anak perempuan harus diberi motivasi untuk belajar dan menggapai cita-cita mereka sendiri,” jelas Manuk. 

     

    Selain “Bupati Sehari” Lembata, anak perempuan juga akan menjabat sebagai sejumlah kepala SKPD selama 1 hari. Sedikitnya terdapat 6 Kepala SKPD yang akan diperankan oleh anak perempuan antara lain Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, Dinas Pertanian dan Kehutanan, Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas Sosial Nakertrans, Dinas Koperasi dan Perindag, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BP2KB) serta Bappeda Lembata.

     

    Sementara itu, jadwal Aksi “Bupati Sehari” oleh Anak Perempuan Lembata yang semula dijadwalkan pada Selasa, 4 Oktober mengalami penundaan. Kasubag Protokol Bagian Humas & Protokol Setda Lembata, Frans Sabaleku menyatakan kemungkinan penundaan Aksi Bupati Sehari bisa sampai selesai HUT Otonomi Daerah Lembata, 12 Oktober mendatang.

     

    “Pak Penjabat Bupati bersama Pak Sekda dan Ketua DPRD ke Kupang untuk urusan pengalihan kewenangan SMA dari kabupaten ke Propinsi dan setelah itu ke Bappenas untuk urusan Harnus. Lalu akan kembali untuk persiapan Otda. Jadi sampai saat ini, agenda cukup padat,” jelas Sabaleku.

     

    Frans Sabaleku menambahkan, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan bagian komunikasi pada Plan International Indonesia Program Area Lembata untuk pendjadwalan ulang “Aksi Bupati Sehari” tersebut. ***

     


     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.