Registrasi     Log In      Bantuan

Selasa, 22 Agustus 2017 .: Selamat datang di flobamora.net : Suara dari Timur
Registrasi     Log In      Bantuan



Selasa, 22 Agustus 2017

 

Benarkah Kebiasaan Bangun Subuh Mengganggu Kesehatan?
Oleh: Ana Dea | Kamis, 13 Oktober 2016 | 13:32:23 WIB            #Gaya Hidup

Benarkah
Ilustrasi

  Baca Juga

 
FLOBAMORA.NET - Bila ingin menjemput rezeki lebih banyak, bangunlah sepagi mungkin. Demikian menurut sebuah ungkapan yang kerap disampaikan agar kita tidak bermalas-malasan tidur sampai siang.

Walau demikian, para ahli dari Australia mengingatkan bahwa bangun pagi, terutama sebelum matahari terbit, bisa mengganggu kesehatan. 

Mereka menyebut, bangun tidur dalam jam terlalu pagi bisa menyebabkan "jet leg sosial", merujuk pada perbedaan antara seseorang yang dipaksa bangun dan bangun secara alami.

Saat matahari mulai terbit, kadar melatonin (hormon yang membuat kita mengantuk) secara alami akan menurun. Pada saat yang sama, kadar kortisol atau hormon yang membuat kita lebih berenergi, meningkat. 

Nah, bila kita terpaksa bangun pagi, bukannya bangun secara alami, kerja hormon-hormon itu jadi terganggu. 

Ketidakseimbangan hormon tersebut dalam jangka panjang bisa meningkatkan risiko berbagai penyakit, seperti diabetes, stroke, dan depresi. 

Untunglah ada banyak cara untuk mencegah ketidakseimbangan hormonal, misalnya saja melakukan pengaturan waktu tidur, mengurangi konsumsi kafein di sore hari, dan menyiapkan menu sarapan sehat agar tubuh lebih bertenaga.

Agar kita tidak merasa bangun pagi dengan terpaksa, biasakan untuk tidak begadang sehingga waktu tidur cukup. Di pagi hari kita pun menjadi segar dan berenergi.
   


   Sumber   :   The Huffington/health.kompas.com




KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
0 komentar


KIRIM KOMENTAR

Silakan LOG IN untuk memberi komentar.

FLOBAMORA.NET: Suara dari Timur