• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Kamis, 18 Oktober 2018

     

     
    Home   »  Nasional
     
    Menteri Keuangan Terharu Berada di Seminari Bunda Segala Bangsa
    VICKY DA GOMEZ | Sabtu, 22 Oktober 2016 | 08:41 WIB            #NASIONAL

    Menteri
    Menteri Keuangan Sri Mulyani diterima di SMP dan SMA Maria Bunda Segala Bangsa Maumere, Sabtu (15/10)

     

    MAUMERE,FLOBAMORA.NET  – Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indarwati mengaku bangga, senang, dan terharu ketika berada di lingkungan Seminari Maria Bunda Segala Bangsa (MBSB) Maumere. Dia merasakan sambutan yang begitu menggugah oleh siswa-siswa sekolah pendidikan calon imam itu.
           

    Sri Mulyani mengunjungi SMP dan SMA Seminari MBSB, Sabtu (15/10), dalam lawatannya ke Maumere, ibukota Kabupaten Sikka. Didampingi Ketua Komisi IX DPR RI Melchias Markus Mekeng, Sri Mulyani disambut siswa SMP dan SMA Seminari MBSB dengan tarian hegong, lagu Maumere Manise, dan tarian Gemu Fa Mi Re.

    Kepala Sekolah SMP dan SMA Seminari MBSB Romo Deodatus Du dan Uskup Maumere Mgr (Emeritus) Gerulfus Kherubim Parera, dan puluhan pengajar di sekolah itu ikut gembira menyambut kedatangan Menteri Keuangan.
    Lawatan Menteri Keuangan ke sekolah itu memang ditunggu-tunggu komunitas sekolah tersebut. Pada tahun 2006, sekolah ini mendapat bantuan keuangan dari pusat saat Sri Mulyani menjadi Menteri Keuangan. Bantuan dua tahap dengan nilai masing-masing Rp 2 miliar dan Rp 3 miliar ini diperjuangkan oleh Melchias Markus Mekeng saat menjabat sebagai Ketua Badan Anggaran DPR RI.

    Romo Deodatus Du mengatakan berkat bantuan tersebut, pihaknya telah membangun gedung SMP dan SMA Seminari MBSB yang berlantai dua. Kini sekolah yang sebentar lagi berusia 14 tahun itu, mendidik 430 orang calon imam. Siswa yang sekolah di tempat itu sebagian besar berasal dari Flores, Sumba, Timor dan Alor, termasuk juga ada yang berasal dari Papua, Kalimantan, Sulawesi, dan dari Pulau Jawa.

    “Di sekolah ini, kami 100% Katolik dan 100% Indonesia,” ungkap semangat Romo Deodatus disambut hangat Sri Mulyani dalam tatap muka singkat bertempat di Kapela MBSB.
     

    Tidak henti-hentinya Romo Deodatus mengucapkan terima kasih atas kepedulian dan perhatian Sri Mulyani akan perkembangan pendidikan calon imam. Dia pun menyampaikan masih terkendalanya sejumlah fasilitas seperti asrama yang layak huni, ruang makan, kapela yang layak, laboratorium bahasa, laboratorium MIPA, dan masih banyak lagi. Tidak segan-segan Romo Deodatus mengatakan pihaknya masih membutuhkan bantuan dan uluran tangan dari pemerintah pusat.

    Sri Mulyani mengatakan sebagai anak dari seorang guru, dia merasa tersentuh sekali ketika kala itu Melchias Markus Mekeng memperjuangkan bantuan pemerintah pusat untuk MBSB. Bagi dia, uang negara mestinya disalurkan sebanyak mungkin untuk kepentingan pendidikan sebagai investasi yang sangat berharga untuk negara.

    “Indonesia akan lebih maju dan makin kuat kalau pendidikannya bagus. Dan investasi yang paling berharga adalah pendidikan, membangun kecerdasan dan karakter bangsawan. Kita tidak bisa bersaing dengan negara lain tanpa pendidikan yang kuat,” ujar Sri Mulyani.

    Mantan Direktur Bank Dunia itu pun mengaku bangga dengan pengelolaan keuangan negara oleh pihak Seminari MBSB, yang menurutnya dikelola secara baik dan bertanggungjawab. Karena itu, katanya, jika masih ada ruang baginya, dia akan memperjuangkan bantuan berikutnya bagi Seminari MBSB.

    Dalam kesempatan itu Sri Mulyani meminta siswa-siswa Seminari MBSB untuk belajar dengan tekun agar mencapai cita-cita sebagai seorang Imam. Kalau pun tidak bisa menjadi Imam, kata dia, bisa saja menjadi politisi, birokrat, pengusaha, atau pun wartawan. Bahkan dia menantang di antara siswa-siswa itu kelak ada yang bisa menjadi Menteri Keuangna yang lebih hebat dari dirinya.

    Melchias Markus Mekeng mengatakan 10 tahun lalu dia diminta untuk memperjuangkan anggaran pembangunan SMP dan SMA Seminari MBSB. Sebagai Ketua Badan Anggaran DPR RI dia pun berkomunikasi dengan Sri Mulyani agar bisa mendapatkan bantuan keuangan dari pusat.

    “Ibu Sri tanya sekolah seminari itu seperti apa, lalu saya jawab semacam pesantren. Kalu berjuang lewat APBD, sampai kapanpun tidak mungkin dapat, karena itu saya berjuang dari APBN. Dan syukur mendapat apresiasi dari Ibu Sri. Karena itu saya terharu dan bangga, hari ini Ibi Sri bisa ke sini,” cerita Melchias Markuis Mekeng.

    Menteri Keuangan Sri Mulyani tiba di Bandara Frans Seda Maumere, bersama Dirjen Bea dan Cukai, dan sejumlah pejabat BUMN lainnya. Dia diterima Melchias Markus Mekeng, Bupati Sikka Yoseph Ansar Rera, Wabup Sikka Paolus Nong Susar, anggota Forkopimda Sikka.

    Dari Bandara Frans Seda Maumere, Sri Mulyani menyempatkan diri bertandang ke Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Pratama Maumere, setelah itu mengunjungi Seminari MBSB.***

     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.