• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Senin, 22 Januari 2018

     

     
    Home   »  Ekonomi & Investasi
     
    Ini Momentum Bersejarah bagi Lembata
    ALBERTUS VINCENT REHI | Senin, 05 Desember 2016 | 11:45 WIB            #EKONOMI & INVESTASI

    Ini
    Penjabat Bupati Lembata, Sinun Petrus Manuk

     

    Wawancara Penjabat Bupati Lembata Drs. Sinun Petrus Manuk

    Penyelenggaraan puncak acara Hari Nusantara 2016 yang tahun ini mengangkat tema, "Tata Kelola Potensi Maritim Nusantara yang Baik Menuju Poros Maritim Dunia" akan berlangsung di Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada 13 Desember 2016 mendatang. Acara ini menurut rencana akan dihadiri Presiden Joko Widodo.

    Acara yang mengusung subtema "Dari Lembata Nusa Tenggara Timur Membangun Potensi Maritim Nusantara" juga bertujuan untuk mengubah stigma Bangsa Indonesia mengenai ruang hidup dari darat menjadi laut, menjadikan bidang kelautan dan pariwisata sebagai arus utama pembangunan nasional, serta mempercepat pembangunan infrastruktur daerah NTT.

    Tak ayal, Lewoleba, ibu kota kabupaten Lembata menjadi pusat perharian nasional. Di kota itu acara ini akan dilangsungkan dan diperkirakan tamu yang dating dari seluruh Indonesia  lebih dari 3000 orang.

    Seperti apa Lembata, sebuah kabupaten pulau di NTT ini melakukan persiapan menjelang momentum bersejarah bagi daerah yang dikenal dengan tradisi perburuan ikan Paus secara tradisonal itu ? Albert Vincent Rehi dari Flobamora News, sempat mewancarai Penjabat Bupati Lembata Drs. Sinun Petrus Manuk, tentang kesiapan daerah itu menjelang pelaksanaan Hari Nusantara tahun 2016 .Berikut penuturan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT ini :

    Bisa dijelaskan sejauh mana  kesiapan Lembata sebagai tuan rumah Hari Nusantara tahun 2016 ?

    Baik… terima kasih sebelumya. Ini kan makin dekat. Kita makin intensif untuk melakukan persiapan segala hal. Nantinya akan ada dua acara besar yakni Expo Nusantara  dipadukan dengan Expo lokal ditambah dengan hari puncak. Expo Nusanatara diselenggarakan dari tanggal 9 – 13 Desember 2016 . Tanggal 13 pagi adalah acara puncak dan akan ditutup setelah itu. Sedangkan acara puncak dihadiri oleh Bapak Presiden Jokowi.

    Anda optimistis acara ini akan dihadiri Bapak Presiden?

    Kami tetap oprimis dong.. Kita sampai saat ini masih memegang jadwal dan sesuai informasi dari panitia pusat, Bapak Presiden Jokowi terjadwal ke Lembata. Kami terus berdoa, mudahmudahan  bapak presiden bisa menginjakkan kakinya di Lembata sesuai rencana.

    Bagimana  kesiapan dari sisi akomodasi mengingat tamu yang datang ke Lewoleba jumlahanya tidak sedikit ?

    Persiapan sudah kami lakukan terutama  akomodasi. Kami terus mencarikan jalan keluarnya.  Kesulitan karena di Lewoleba hotel-hotel yang ada hanya menampung kurang dari 500 orang. Sedangkan tamu kita itu lebih dari 3000 orang. Kita sudah mendata tidak hanya hotel, tetapi asrama-asrama, home stay dan rumah-rumah penduduk di dalam kota . Saat ini sudah lebih dari 1500 daya tampung kita siapkan. Nanti akan dtambah dari Kementerian Perhubungan yakni hotel terapung. Kemungunkinan KM Umsini yang akan parkir beberapa hari di Lewoleba sebagai tempat menginap para tamu, yang bisa menampung minimal  1500 orang. Dengan pola ini, masalah akomodasi bisa teratasi. Untuk itu, kami mengharapkan para tamu yang datang, bisa memahami kondisi Lewoleba saat ini.

    Kemudian dari sisi sarana transportasi?

    Kota Lewoleba kan kecil sehingga tidak terlalu rumit mobilitasnya. Kita sudah mendapatkan bantuan 10 bus Damri ber-AC dari Kementerian Perhubungan. Kemudian dari Pemprov NTT akan mengirim 10 bus lagi dari Kupang. Kita juga mengontrak beberapa puluh kendaraan dari Kupang untuk memberikan dukungan. Lalu, salah satu cara untuk mengatasi kerumitan, kami memanfaatkan jasa tukang ojek. Kami bekerjasama dengan BKKBN, kami beri mereka tanda pengenal dan rompi khusus untuk melayani para tamu. Dengan kondisi ini, kami mengajak para tamu untuk memahaminya dan selamat datang  ke Kabupaten Lembata.Mudah-mudahan dengan Hari Nusantara tahun 2016 ini mendorong percepatan pembangunan di Kabupaten Lembata ke depannya.

    Bagaimana dengan kesiapan lokasi puncak acaranya ?

    Untuk lokasi acara puncak, kami siapkan lahan sekitar dua hektare. Persiapannnya sudah rampung . Nantinya akan dibangun tenda-tenda dan kelengkapan lainnya, sehingga layak menjadi lokasi acara Harnus 2016. Sedangkan lokasi Expo Nusantara dilaksanakan di area Dermaga Lewoleba.

    Apa ada kegiatan yang sudah dilaksanakan menjelang puncak acara Hari Nusantara ?

    Kegiatan lainnya sudah kami lakukan antara lain bersih-bersih pantai, bersih-bersih pesisir terutama  di sekitar lokasi Harnus. Lalu ada pertandingan voli pantai yang sudah ditutuap kegiatannya. Kemudian ada  lomba renang dan dayung 1000 meter, penyelenggaranya dari Mabes TNI AL.

    Ini kan momentum bersejarah bagi Lembata. Apa yang mau ditampilkan dengan Harnus, teristimewa dengan kehadiran Bapak Presiden ?

    Lembata dengan berbagai kondisi dn kekurangannya, ingin mendapatkan perhatian lebih dalam pelaksanaan pembangunan baik dari segi fisik maupun non fisik. Kondisis saat ini dari sisi infrastruktur jalan dan berbagai sarana pemerintahan memang butuh sentuhan. Kita memang belum mampu untuk melakukan percepatan karena minimnya kemampuan kuangan daerah.

    Kujungan Presiden Jokowi ke Lembata kami melihat sebagai sebuah momentum penting dan bersejarah, sehingga  bisa membawa perubahan Kabupaten Lembata ke depan. Kami sangat yakin, akan ada percepatan pembangunan di Lembata selepas kunjungan tersebut. 

    Bukankah sudah ada perhatian dari pemerintah pusat, dengan ditetapkan Pelabuhan Lewoleba sebagai salah satu pelabuhan tol laut ?

    Kami ucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Jokowi denga program Tol Lautnya, sehingga Lewoleba menjadi salah satu pelabuhan yang disinggahi kapl tol laut. Dengan begitu geliat pembangunan ekonomi sudah mulai terlihat. Namun, yang kami belum penuhi adalah, bagaimana bisa memanfaatkan kontainer yang ada. Datangnya penuh, tetapi pulangnya belum penuh. Kami harusnya bisa menyiapkan berbagai komoditi untuk bisa dikirim ke luar daerah.

    Bagaimana perhatian pemerintah ke sektor kelautan dan perikanan?

    Lembata adalah satu kabupaten yang dikelilingi laut,. Perhatian ke laut harus menjadi peneknanan utama. Yang menjadi perhatian adalah pemberdayaan masyarakat pesisir. Dalam momentum Hari Nusantara Tahun 2016 ini, nantinya, Bapak Gubernur NTT akan menyerahkan bantuan kepada para nelayan sebanyak 30 unit kapal penangkapan ikan dengan kapasitas 30 GT.

    Potensi perikanan Lembata sangat luar biasa. Kami punya pabrik tepung ikan dengan kapasitas 20 ton. Namun untuk sementara dihentikan pengoperasianya karena sangat tidak layak dari sisi kesehatan lingkungan. Kami harus mengkajinya lagi, terutama sistem pembungan limbahnya. Lalu ada pabrik pengalengan ikan.

    Lantas bagimana  dengan sektor pariwisata ?

    Kabupaten Lembata juga menjadi titik labuh favorit bagi wisatawan yachter dunia dan tren kunjungan yacht ke NTT terus meningkat.Kunjungan wisartawan ke Kabupaten Lembata tahun 2015 lalu mencapai sekitar lima ribu wisatawan, termasuk 1000 wisman yang merupakan yachter dunia.

    Nanti para yachter dari Lithuania, Amerika Serikat, Jerman, Filipina, Australia, Belanda, Perancis, Inggris, dan Selandia Baru, diundang Kementerian Pariwisata dalan acara Wonderful Sail 2 Indonesia sebagai core event Hari Nusantara 2016.

    Kabarnya ada banyak kegiatan untuk mendukung Hari Nusantara 2016 ini. Apa saja kegiatanya dari sisi pariwisata?

    Nanti akan disemarakkan dengan parade kapal, olahraga bahari, perburuan paus, serta berbagai festival bahari termasuk Wonderful Sail 2 Indonesia. Lalu para wisatawan yang menghadiri kegiatan itu akan menikmati obyek wisata diantaranya Bukit Doa Watomiten, Bukit Cinta, Kuma Resort Waijarang, Pantai Jontona, Fosil Paus Biru di Desa Watodiri Jontona yang terdampar pada 2008, serta budidaya kerang mutiara di Waienga, Lebatukan.

    Anda pernah melontarkan pernyataan yang cukup keras,ada  pihak yang ingin menggagalkan rencana Harnus di Lembata.Benarkah ?

    Benar… Ini masalah sebetulnya soal lokasi puncak acara. Seluruh masyarakat Lembata sesungguhnya menyambut gembira acara tersebut diselenggarakan di daerah ini. Tetapi ada pihak yang merasa dirugikan karena keputusan saya memindahkan lokasi dari Watowiten, 12 km arah barat Lewoleba ke dermaga Lewoleba, Lokasi yang disiapkan saat ini adalah lahan milik pemerintah yang kita  tata sebagai lokasi. Memang ada pihak-pihak  yang merasa dirugikan dengan pemindahan itu, tetapi untuk kepentingan Lembata, saya bersama panitia lokal terus melakukan persiapan sehingga menjadi layak untuk acara itu. Setelah acara ini, lokasi yang ada kita manfatakan untuk pusat kegiatan ekonomi rakyat, sehingga tidak dibiarkan begitu saja karena sudah ditata baik.

    Dukungan masyarakat  terhadap acara ini ?

    Masyarakat secara mandiri melakukan persiapan dengan menata pemukimannya sehingga Lewoleba khususnya dan Lembata umumnya menjadi tuan rumah yang baik bagi pelaksanaan Hari Nusantara. Saat ini masyarakat Lembata terus berdoa agar Presiden Jokowi benar-benar datang dan menjejakkan kakinya di Bumi Lembata.*** 

     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.