• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Minggu, 21 Oktober 2018

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Ketua MUI Sikka Hadiri Doa Bersama Untuk Indonesia
    VICKY DA GOMEZ | Minggu, 11 Desember 2016 | 16:24 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Ketua
    Ketua MUI Sikka Abdul Rasyid Wahab sedng memberikan seruan kebangsaan dalam doa bersama untuk Indonesia di Maumere Kabupaten Sikka, Jumat (9/12)

     

    MAUMERE,FLOBAMORA.NET - Doa bersama untuk Indonesia, Jumat (9/12), menghadirkan tiga tokoh agama. Di antaranya yakni Ketua MUI Sikka Haji Abdul Rasyid Wahab. Tokoh besar dari unsur agama Islam ini hadir memberikan renungan yang bersifat seruan kebangsaan kepada ratusan peserta yang sebagian besar adalah umat Katolik.

    Abdul Rasyid Wahab yang sudah berusia 80 tahun itu begitu semangat memberikan renungan Islami. Dia mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Sikka untuk tetap mempertahankan dan meningkatkan hubungan toleransi beragama yang sudah dibina selama ini.

     

    Tokoh yang punya pengaruh di kalangan Muslim di Kabupaten Sikka ini meminta masyarakat Kabupaten Sikka terus menjaga dan mempertahankan keutuhan Indonesia dalam keberagaman agama, suku dan etnis.

    Berbicara kurang lebih 10 menit, Abdul Wahab Rasyid tampak terharu melihat kehadiran peserta yang datang dari berbagai agama dan etnis. Peserta yang hadir dalam doa bersama ini antara lain PMKRI Maumere, PMII Sikka, Remaja Masjid, Pemuda GMIT, Wanita Katolik Cabang Maumere, Askama, Wahana Tani Mandiri, pelajar dan mahasiswa, serta masyarakat masyarakat orang per orang.

    Doa bersama untuk Indonesia ini diinisiatifi oleh sejumlah jurnais yang tergabung dalam wadah Aliansi Wartawan Sikka. Kegiatan ini mengusung tema Pray For Indonesia, dari Maumere untuk Nusantara: doa untuk Aceh dan solidaritas untuk Bandung.

    Menurut Melkior Wara Mas, kontributor Metro TV, doa untuk Aceh dimaksudkan untuk memberikan keringanan penderitaan kepada warga masyarakat yang baru-baru ini terkena gempa bumi. Sementara solidaritas untuk Bandung dimaksudkan untuk memberikan persepsi yang sama tentang kebebasan beragama dan beribadah menyusul tindakan intoleransi terhadap umat yang sedang berinadah di Sabuga Bandung.

    Doa bersama ini juga menghadirkan Pater Yance pemuka agama Katolik dan Ketut Darmika pemuka agama Hindu. Setiap pemuka agama diberikan kesempatan membawakan renungan berupa seruan kebangsaan. Pada intinya semua pemuka agama mendorong agar seluruh masyarakat Kabupaten Sikka terus membina hubungan toleransi yang positip demi Indonesia yang satu dan utuh.***

     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.