• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Sabtu, 18 Agustus 2018

     

     
    Home   »  Ekonomi & Investasi
     
    Parumaan dan Beru Belum Ada Tenaga Penyuluh Pertanian
    VICKY DA GOMEZ | Sabtu, 28 Januari 2017 | 12:00 WIB            #EKONOMI & INVESTASI

    Parumaan
    Kadis Pertanian Kabuoaten Sikka Hengki Sali

     

    MAUMERE,FLOBAMORA.NET– Data Tahun 2017 menunjukkan Kabupaten Sikka memiliki 185 penyuluh pertanian dari berbagai keahlian dan profesi. Namun demikian hingga kini belum ada tenaga penyuluh pertanian yang ditempatkan di Desa Parumaan dan Kelurahan Beru di Kecamatan Alok Timur.
           

    Kepala Dinas Peranian Kabupaten Hengki Sali yang dihubungi saat Rakor Penyuluhan Pertanian, Kamis (26/1) di Maumere, beralasan pihaknya sedang melakukan proses perekrutan untuk penempatan tenaga penyuluh di dua tempat itu.
           

    “Sedang proses perekrutan, nanti juga akan ada, kalau sudah selesai proses kami akan segera tempatkan di Parumaan dan Beru,” jelas Hengki Sali.
           

    Data yang dihimpun, sebanyak 185 tenaga penyuluh pertanian tersebut terdiri dari 57 aparatur sipil negara, 60 orang Tenaga Harian Lepas–Tenaga Bantu Penyuluh Pertanian, dan 68 orang Penyuluh Pertanian Swadaya. Khusus 57 ASN yang sekarang aktif bertugas sebanyak 56 orang, sedangkan 1 orang sedang mengikuti tugas belajar.
           

    Ada 4 tenaga penyuluh yang adalah Penyukuh Pertanan Ahli ditempatkan di kabupaten, sementara 21 orang tenaga penyuluh sebagai Kepala BPK tersebar pada 21 kecamatan. Selain itu ada 157 orang penyuluh yang tersebar pada 160 desa/kelurahan, kecuali Parumaan dan Beru.

    Dia menambahkan, Dinas Pertanian juga menempatkan beberapa personil profesi untuk mendukung program/kegiatan dinas. Disebutkan ada 10 orang petugas pengamat organisme pengganggu tanaman (POPT), dan 11 tenaga honorer pendamping perkebunan. Honorer ini, 3 orang dibiayai APBD Kabupaten dan 8 orang dibiayai APBD Provinsi.

    Sementara itu terdapat 10 orang ASN selaku tenaga kesehatan hewan yang ditempatkan di Puskeswan yang tersebar di 10 kecamatan, yakni Magepanda, Nita, Waigete, Paga, Alok, Doreng, Koting, Talibura, Llela, dan Bola.

    Dinas Pertanian juga menempatkan 22 tenaga honorer lepas kesehatan hewan di mana 6 orang THL pusat, 8 orang TLL provinsi, dan 8 orang TLL kabupaten. Selain itu terdapat 10 orang tenaga bantu Puskeswan, 3 orang tenaga yang diperbantukan di rumah potong hewan, dan 1 orang operator rabies dengan menggunakan aplikasi SMS Centre.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.