• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Kamis, 18 Oktober 2018

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Dampak Angin Kencang, Tanaman Pertanian Terancam Puso
    VICKY DA GOMEZ | Rabu, 08 Februari 2017 | 20:37 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Dampak
    Bupati Sikka, Yoseph Ansar Rera

     

    MAUMERE,FLOBAMORA.NET – Angin kencang melanda Kabupaten Sikka sejak akhir Desember 2016 lalu. Puncaknya tiga hari terakhir ini, sejak Minggu (5/2) hingga Selasa (7/2). Masyarakat di Kecamatan Tanawawo diprediksi bakal terancam puso karena sebagian besar lahan pertanian diterjang angin kencang.
           

    Bupati Sikka Yoseph Ansar Rera kepada wartawan di ruang kerjanya, Rabu (8/2), menjelaskan dari informasi lisan yang dia terima, kerusakan paling  parah terjadi di Kecamatan Tanawawo. Di kecamatan ini, katanya, setiap tahun terjadi angin kencang yang mengakibatkan kerusakan lahan pertamian milik masyarakat.
           

    “Dari informasi yang saya dapat sementara melalui sms (short message service), angin kencang terjadi di semua kecamatan. Yang paling parah itu Tanawawo. Nanti kita akan intervensi semua kecamatan dengan bibit jagung dan kacang ijo,” jelas dia.
           

    Untuk melakukan intervensi, langkah awal yang ditempuh pemerintah setempat yakni memerintahkan para camat dan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) melakukan identifikasi terhadap semua kerusakaan akibat bencana. Identifikasi tidak saja pada lahan pertanian, tetapi juga kerusakan lain yang diakibatkan oleh abrasi dan tanah longsor.
           

    Yoseph Ansar Rera mengakui Kabupaten Sikka sedang dalam kondisi bencana. Kondisi darurat bencana ini, katanya, sebetulnya sudah terjadi sejak akhir Desember 2016 lalu. Satu minggu pasca kondisi tersebut, Kabupaten Sikka sudah dinyatakan darurat bencana.
           

    “Khusus untuk tiga hari kemarin, kita harus nyatakan keadaan bencana karena merusak berbagai bangunan, tanaman, pohon tumbang, juga infrastruktur, nah untuk satu minggu ke depan ini harus ada antisipasi,” jelas dia.
           

    Berkaitan dengan itu Yoseph Ansar Rera menggelar rapat koordinasi bersama seluruh pimpinan SKPD dan para camat, Rabu (8/2), di Aula Kantor Bupati Sikka. Dalam rapat koordinasi ini, dia memerintahkan agar segera dilakukan identifikasi kerusakan akibat bencana untuk dilakukan prediksi penanganan dan bantuan darurat.***

     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.