• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Kamis, 18 Oktober 2018

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Konsultan Proyek Taman Kota tidak Penuhi Panggilan Pansus
    VICKY DA GOMEZ | Jumat, 10 Maret 2017 | 07:02 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Konsultan
    Proyek Taman Kota Maumere

     

    MAUMERE,FLOBAMORA.NET Gelar sidang Pansus Taman Kota di DPRD Sikka, Kamis (9/3) terpaksa diskor. Kali ini gara-gara Soni Kabupung Direktur CV Sony Helper Consultant mangkir memenuhi panggilan. Tampak tidak ada sedikit pun nyali dari Pansus untuk menghadirkan paksa konsultan perencana ini.
           

    Tidak hadirnya Soni Kabupung ini bukan untuk kali pertama. Sebelumnya dalam upaya mendalami Proyek Taman Kota Maumere, Pansus telah melayangkan empat kali panggilan. Pertama di bulan November 2016, kali itu Soni Kabupung datang memenuhi panggilan namun sidang Pansus tidak digelar karena anggota Pansus sedang mengikuti rapat dengar pendapat.

    Pansus kemudian memanggil lagi yang bersangkutan pada Desember 2016, namun Soni Kabupung tidak hadir. Konsultan perencana ini kembali tidak memenuhi panggilan ketiga pada Januari 2017. Dia baru menghadiri panggilan yang keempat pada Rabu (8/3). Dua kali tidak hadir, alasan Soni Kabupung karena dia tidak mendapatkan surat panggilan.

    Sementara Pansus berkeyakinan surat panggilan sampai ke tangan Soni Kabupung. Oleh Sekretariat DPRD Sikka, surat panggilan untuk Soni Kabupung diantar ke Kantor Dinas Pekerjaan Umum yang diketahui sebagai mitra konsultan perencana. Petugas Sekretariat DPRD melengkapi dengan buku ekspidisi sebagai bentuk surat panggilan tersebut akan dilanjutkan ke konsultan perencana.

    Setelah hadir pada panggilan yang keempat, Rabu (8/3), Pansus menggali banyak keterangan dari adik kandung Paulina Yani Kabupung, kontraktor pelaksana yang mengerjakan Proyek Taman Kota senilai Rp 2,564 miliar tersebut.

    Kurang lebih 2 jam menggali keterangan, Pansus pun meminta beberapa dokumen terkait tugas pokok dan fungsi konsultan perencana. Karena tidak membawa dokumen yang diminta, Pansus memberikan waktu kepada Soni Kabupung untuk mengambil di kantornya yang terletak di Jalan Kartini Kelurahan Beru.

    Setelah hampir setengah jam, Soni Kabpung kembali tanpa membawa dokumen yang diminta. Atas dasar itu, Pansus menskor sidang, dan menjadwalkan kelanjutan pertemuan Kamis (9/3) dengan catatan kepada Soni Kabupung membawa dokumen yang diminta. Rapat lanjutan Pansus bersama Soni Kabupung dijadwalkan pukul 14.00 Wita.

    Pada Kamis (9/3), sesuai jadwal yang sudah disepakati ternyata Soni Kabupung mangkir. Pansus menunggu dua jam sampai dengan pukul 16.00 Wita. Staf Sekretariat DPRD Sikka diminta menghubungi yang bersangkutan melalui telepon selular. Beberapa kali dikontak ke nomor ponselnya, tapi Soni Kabupung tidak merespons. Karena menunggu sudah terlalu lama, apalagi tidak ada sedikit tanggapan pun, akhuirnya Pansus menskors sidang, dan menjadwalkan dilanjutkan Jumat (10/3).

    Ketidakhadiran Soni Kabupung ini melahirkan berbagai spekulasi. Ada dugaan konsultan perencana tidak memiliki dokumen-dokumen yang dimintakan Pansus. Dugaan lain menyebutkan, pelaksanaan proyek ini sudah kuat terindikasi korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).

    Belum ada keterangan resmi dari Pansus Taman Kota sekiranya pada jawal yang baru ternyata yang bersangkutan kembali mangkir. Sebelumnya, Pansus pernah merencanakan akan menjemput paksa konsultan perencana jika tidak hadir pada panggilan yang keempat.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.