• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Minggu, 18 November 2018

     

     
    Home   »  Iptek
     
    Kali Dagemage Meluap, Kendaraan Roda Dua Terpaksa Dipikul
    VICKY DA GOMEZ | Minggu, 02 April 2017 | 16:08 WIB            #IPTEK

    Kali
    Warga membantu menyeberangkan kendaraan roda dua, setelah banjir badang pada Kali Dagemage yang menutupi badan jalan dan jembatan, hal ini terjadi akibat hujan besar yang melanda sejak Sabtu (1/4) malam hingga Minggu (2/4) pagi

     

    MAUMERE,FLOBAMORA.NET – Hujan lebat melanda Kabupaten Sikka sejak Sabtu (1/4) hingga Minggu (2/4) pagi mengakibatkan banjir bandang. Sejumlah kali di berbagai wilayah meluap menutupi badan jalan. Di antaranya Kali Dagemaga di Dusun Koli Desa Kolisia Kecamatan Magepanda. Kendaraan roda dua pun terpaksa dipikul warga masyarakat sekitar.
           

    Pantauan media ini di Kolisia, Minggu (2/4) sekitar pukul 10.00 Wita, luapan banjir badang menutupi Jembatan Dagemage yang terletak di ruas jalan negara. Akibatnya arus transporasi Maumere-Ende melalui jalur utara pun terganggu. Antrian kendaraan terjadi kurang lebih 50 meter jauhnya.
           

     Jembatan Dagemage ini hanya merupakan bentangan rabat beton yang panjangnya kurang lebih 100 meter. Letaknya berada kurang lebih 2 meter ke bawah dari badan jalan. Bagian selatan jembatan langsung sejajar dengan permukaan kali. Sedangkan bagian utara jembatan berada di ketinggian kurang lebih 5 meter dari kali.
           

    Luapan banjir badang ini menutupi badan jembatan kurang lebih setinggi 50 centimeter. Para pelintas jalan terutama yang menggunakan kendaraan roda dua tidak berani ambil risiko untuk melintasi jembatan. Persoalannya tekanan air sangat tinggi, dan bisa saja kendaraan roda dua terempas banjir dan masuk ke kali di sebelah utara.

    Agar bisa menyereberang, pelintas jalan pun menggunakan jasa warga masyarakat sekitar untuk menyeberangkan kendaraan. Warga mematok satu kendaraan roda dua dengan harga Rp 20.000-Rp 25.000. Para pengais rezeki ini sudah berada di lokasi sekitar pukul 07.00 Wta.

    Camat Magepanda Urbanus Pagan yang berada di lokasi mengatakan setiap kali musim hujan, Kali Dagemage menjadi langganan banjir badang. Dan dampaknya akan menutupi badan jembatan. Pemerintah Kecamatan, kata dia, tidak bisa menginisitifi lebih jauh untuk perbaikan jembatan, karena jembatan tersebut berada di ruas jalan negara yang menjadi kewenangan pusat.

    Bobby, salah seorang wargat menyebutkan sejak pagi dia dan kawan-kawan mengais rezeki dari banjir badang yang menutuip jembatan. Setidaknya sampai dengan pukul 12.00 Wita, warga yang membantu menyeberangkan kendaraan roda dua sudah mendapatkan uang Rp 1 juta, atau berkisar 50 kendaraan roda dua yang sudah diseberangkan.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.