• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Jumat, 21 September 2018

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Empat Korban Tenggelam di Nangapanda Sudah Ditemukan
    ALEX | Senin, 10 April 2017 | 18:10 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Empat
    Proses evakuasi korban di Pantai Nangaroro

     

    ENDE,FLOBAMORA.NET - Empat bocah yang tenggelam di muara Nangapanda ,Jumat (7/4) lalu akhirnya ditemukan seluruhnya setelah korban terakhir Almuzamil, dikabarkan ditemukan di Pantai Mau, Desa Wokodekororo, Kecamatan Nangaroro Kabupaten Nagekeo sekitar pukul 06.00 pagi pada Senin, (10/4/).

     

     

     Penemuan jenasah hasil kerja keras tim BPBD, pihak kepolisian serta warga.Korban setelah dilakukan visum di Puskesmas Nangapanda langsung di antar ke kediamannya di desa Ndorurea.

     

     

    Almuzamil merupakan korban terakhir yang ditemukan.Sebelumnya tiga korban meninggal sudah ditemukan,sementara empat orang lainnya yang diseret arus laut di Muara Warukasu, Nangapanda Ende berhasil diselamatkan masing-masing Tasyia (7), Ais (6), Adi Baba (7) dan Fikar (7)


    Sedangkan empat lainnya ditemukan meninggal dunia. Aqila Fausa (5) dan Nurisa Muhammad (7) ditemukan pada Jumad (7/4) malam. Hinayatul Fitria (7) ditemukan Sabtu (8/4) pagi di pantai Pu’ukungu sementara Almuzamil baru ditemukan,Senin (10/4) di pantai Ma’u Kecamatan Nangaroro Kabupaten Nagekeo.

     

    Muhammad Setu,  saksi mata mengatakan awalnya delapan bocah mandi di muara sekitar pukul 12.00 wita,Jumad (7/4) Saat itu laut sedang pasang surut.Dirinya menyaksikan anak-anak mandi di muara dan berlomba renang mengikuti arus laut di muara tersebut.Diakuinya dirinya duduk cukup jauh dan melihat mereka mandi disana.

     

    "Salah seorang anak kemudian menepi. Sedangkan tujuh anak lainnya terus berenang mengikuti arus laut.Cuaca sedikit mendung di wilayah Nangapanda. Hujan sudah terjadi beberapa hari sebelumnya.Saat itu tidak ada hujan, airnya jernih biasa,"jelasnya.

    Ia membantah bocah-bocah terseret banjir, namun oleh arus laut yang cukup dasyhat saat tujuh anak berenang. Ketujuh anak tersebut kemudian terseret arus laut hingga kurang lebih seratus meter dari darat.

     

    Ia mengatakan,setelah itu berapa anak kemudian meneriak meminta bantuan. Tiga korban atas nama Tasyia (7), Ais (6) dan Adi Baba (7) akhirnya diselamatkan oleh Harun Ahmad, Adiman Arsyat dan Muhammad Setu.

     

    “Kami bantu juga sulit. Kami setengah mati berenang karena arus sangat deras,empat anak lainnya tenggelam dan terbawa arus laut ke dalam. Masyarakat dan pihak kepolisian langsung mencari dan menemukan dua korban saat itu,"kata dia.

    Hal senada diungkapkan Muhammad Nuh yang menyatakan, peristiwa tersebut disebabkan arus laut.

     

    “Memang banjir beberapa hari sebelumnya. Tapi kemarin itu karena arus laut yang sangat kuat. Kami semua juga panik dengan kabar ini. Kami langsung bantu mencari anak-anak,”katanya saat bersama dengan saksi Muhammad Setu.

     

    Untuk diketahui,setelah dilakukan pencarian akhirnya korban terakhir di temukan di Pantai Mau di Desa Wokodekororo Kecamatan Nangaroro,Kabupaten Nagekeo setelah dilakukan pencarian selama tiga hari.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.