• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Rabu, 21 November 2018

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Pembangunan Infrastruktur untuk Menyejahterakan Rakyat
    ALBERT VINCENT REHI/ALEX R.S | Selasa, 02 Mei 2017 | 13:11 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Pembangunan
    Ketua DPRD Ende, Herman Yoseph Wadhi

     

    DPRD Ende mengapresiasi capaian yang diraih pemerintah kabupaten setempat pada tahun 2016 di bidang pembangunan infrastruktur yang berkaitan dengan jalan dan jembatan serta ketersediaan air bersih. Ini semua bertujuan menyejahterakan rakyat.  

     

    Menjadikan bidang infrastruktur sebagai fokus perhatian merupakan sebuah tekad untuk meretas keterisolasian antarwilayah yang selama ini cenderung diabaikan. Dengan begitu, tanpa alasan jika pembangunan infrastruktur di Kabupaten Ende disesuaikan dengan kondisi geografi atau topografi wilayahnya.

     

    “Kami beri apresiasi kepada duet Marsel-Djafar yang mengangkat masalah ini sebagai sebuah titik  fokus pembangunan dengan tidak mengabaikan sektor lain yang juga sama pentingnya, “ kata Ketua DPRD Kabupaten Ende, Herman Yoseph Wadhi , Selasa pekan lalu.

     

    Ia mengatakan, pembangunan lima ruas jalan paralel misalnya. Meskipun belum mencapai keseluruhan penyelesaian target pembangunan jalan paralel, namun dilaporkan pada tahun tahun 2016 lalu intervensi sudah dilakukan untuk semua jalur paralel yakni jalan paralel Nduaria-Kotabaru, Nangaba-Boafeo-Kebirangga-Maukaro, Puukungu,Orakose-Kamubheka, Detukeli-Nggesa-Maurole dan pembangunan ruas jalan paralel Watuneso-Detupera-Wololele A-Hanggalande-Kotabaru.

     

    Untuk lima ruas jalan paralel ini  sejak awal sudah dikerjakan dengan peningkatan konstruksi dari lapen ke hotmix. Diharapkan dengan infrastuktur itu, setiap tahun dialokasikan anggarannya berkisar antara Rp 10 – 15 Miliar, kelima ruas jalan ini meretas  jalur transportasi Utara dan Selatan, mempercepat arus barang dan jasa. Bukan hanya itu, poros antarkecamatan dan desa tetap menjadi perhatian pemerintah.

     

    “Yang tak kalah pentingnya dalam pembangunan infrastruktur di Kabupaten Ende adalah pembangunan jalan dalam ibu kota kabupaten. Tahun lalu Jalan El Tari dan Kelimutu ditata. Khusus untuk jalan El Tari penataannya dengan konsep boulevard yakni dibuatkan dua jalur. Secara bertahap, ruas jalan dalam kota mulai dibenahi.Kota mulai terlihat indah,” paparnya.

     

    Di  bidang air bersih, jumlah desa yang terakses air bersih pda tahun 2015 sebanyak 212 dari 255 desa atau 83,14 %. Tahun 2016 mengalami penambahan 27 desa menjadi 239 desa atau 93,73 %. Nah, bertambahnya jumlah desa yang terakses air bersih melebihi target yang ditetapkan dalam RPJMD 89,02 %. Demikian juga ketersediaan air bersih dalam kota, sudah semakin membaik.

     

    Selain jalan dan air. pembangunan bidang kelistrikan juga tidak luput dari perhatian pemerintah daerah. Meski penanganan listrik menjadi urusan PT PLN (persero), capaian kinerja pemerintah daerah juga sangat menggembirakan. Pemerintah terus berupaya mencari alternative lain, selain pasokan listrik oleh PLN, seperti listrik tenaga surya, PLTS terpadu, tenaga angin dan terakhir kerja sama dengan Kodim 1602 Ende dengan  Listrik Mandiri Tentara Rakyat Ende (Limatere) yang tahun ini memulai pemasangan ke beberapa desa.

     

    Tahun 2015 jumlah desa di Kabupaten Ende yang terakses listrik sebanyak 169 dari 255 desa atau sekitar 66,27 %. Tahun 2016 ada 187 dari 225 desa yang sudah menikmati listrik atau sekitar 73,33 %. Capaian ini telah melampaui target yang ditetapkan.

     

    ‘Dengan capaian seperti ini, DPRD tetap mensuport pemerintah. Acuan kami adalah RPJMD. Kami tetap mensuport wiilayah yang butuh perhatian di tahun 2017 ini. Kami juga mengharapkan loby-loby pemerintah daerah untuk mendapatkan biaya pembangunan infrastruktur di Kabupaten Ende melalui DPR RI dan Kementerian Pekerjaan Umum, karena tidak mungkin mengharapkan kemampuan keuangan daerah yang masih sangat terbatas,” ujarnya.

     

    Terlepas dari sejumlah persoalan dan keterbatasan, Pemerintah Kabupaten Ende tetap berkomitmen membangun wilayah tersebut. Jalan, Air dan Listrik masih menjadi perhatian utama. Boleh dibilang, dengan capaian yang terlihat, dua tahun terakhir wajah daerah ini telah berubah secara signifikan.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.