Registrasi     Log In      Bantuan

Selasa, 22 Agustus 2017 .: Selamat datang di flobamora.net : Suara dari Timur
Registrasi     Log In      Bantuan



Selasa, 22 Agustus 2017

 

Penyelenggara TdF Bantah Caplok APBD
Oleh: Alex | Rabu, 12 Juli 2017 | 07:10:53 WIB            #Nasional

Penyelenggara
Peserta Tour de Flores (TdF) tahun 2016 lalu

  Baca Juga

 

ENDE,FLOBAMORA.NET - Panitia penyelenggara Tour de Flores (TdF) dari Yayasan Alsemat membantah jika pihaknya mencaplok APBD kabupaten di daratan Flores untuk mendukung kegiatan bertaraf internasional tersebut.

 

Bantahan tersebut disampaikan salah seorang anggota panitia penyelenggaran Faustinus Wundu menanggapi selentingan komentar masyarakat terkait pendanaan Tour de Flores.

 

"Saya mau katakan, kami tidak mencaplok APBD.Sebagai putra daerah kami punya rasa tanggung jawab.Ditahun 2017 ini kami siapkan sekitar Rp.6 miliar,untuk apa, untuk bayar sponsor,spaceman di media on line maupun surat kabar,melakukan siaran langsung TV  1 sampai 2 jam per hari dan yang lainnya," kata Wundu di Ende, Selasa (11/7).

 

Ia menambahkan ,kepada pemerintah daerah hanya diminta share dana Rp1,6 Miliar sebagai bentuk dukungan untuk pembiayaan peralatan lokal dimana 30 % hingga 40%.Seperti untuk radio panggil standar internasional.

 

"Juga untuk hotel ,siapa yang punya masyarakat,siapa yang kerja di situ warga masyarakat juga.Makanan dari mana dari masyarakat juga.Karena itu perputaran uang juga untuk masyarakat lokal" ujar Wundu sambil menambahkan dipastikan sekitar 70%-80‰ akan kembali ke masyarakat.

 

Ia menuturkan panitia menghargai segala bentuk kritik yang disampaikan demi perbaikan kedepan.Sementara itu terkait dengan transparansi dari para penyelenggara dirinya mengakui sudah dilakukan pada Juli 2016 untuk TdF yang pertama.

 

"Dihadapan Pak Gubernur,para bupati kami sudah melaporkan dan memperanggungjawabkan penggunaan keuangan itu khusus untuk TdF pertama. Kita bersama bertemu di Hotel Wailiti Maumere Juli 2016.Dan TdF kedua inipun akan kami lakukan sebagai bentuk pertanggung jawaban kami"katanya.

 

Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Ende ,Derson Duka mengatakan hingga hari ini ,Selasa (11/7) anggaran yang dianjurkan sebanyak Rp800 juta belum dibahas.

 

"Kendalanya pada, belum ada waktu untuk duduk bersama, antara Dinas,TAPD dan DPRD Ende namun saya yakin dua minggu ini akan selesai, "ujarnya .

 

Sementara Kadis Perhubungan Bernabas L Wangge melaporkan berdasarkan survei yang dilakukan bersama kepolisian,Satker dan unsur tekhnis kondisi jalan cukup baik untuk dilalui peserta TdF.

 

"Kondisi jalan arah barat kota Ende umumnya baik hanya beberapa titik ada perbaikan jembatan seperti di Ndao, jalan di Numba.Sementara yang lainnya pembersihan sisa longso.Sedangkan kea rah timur, perlu perhatian di Km 9 yang sering longsor, Ekoleta, Merapele dan Wolowaru.

 

Menurur dia, Satker jalan Nasional wilayah IV akan mempercepat pengerjaan sehingga hari H sudah bisa di lewati.Sementara di daerah rawan longsor akan ditempatkan alat berat.***

   






KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
0 komentar


KIRIM KOMENTAR

Silakan LOG IN untuk memberi komentar.

FLOBAMORA.NET: Suara dari Timur