• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Sabtu, 20 Januari 2018

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Mahasiswa Katolik Dunia Bangun Mushola di Ende
    ALEX | Jumat, 14 Juli 2017 | 14:29 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Mahasiswa
    Mahasiswa Katolik Dunia saat bersama wrga setempat membangun Mushola di Ndona,Ende

     

    ENDE,FLOBAMORA.NET - Guna menggelorakan dan membangun solidaritas, Mahasiswa Katolik dunia yang tergabung dalam International Movement of Chatolic Student (IMCS) dan Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI)melakukan bakti sosial di Desa Manulondo, Kecamatan Ndona, Kabupaten Ende, Kamis (13/7)  kemarin.

     

    Tindakan nyata  peserta yang tergabung dalam kegiatan Summer School yakni, membantu umat muslim dalam membangun mushola, bersama warga setempat baik umat katolik maupun  islam.

     

    Ketua PP PMKRI Angelo Wakekao di sela keguatan mengatakan, kegiatan pembangunan mushola di Desa Manulondo, merupakan wujud nyata, dari dialog antar umat beragama yang digagas mahasiswa Katolik dunia.

     

    Ia menuturkan, pemilihan tempat di Kecamatan Ndona ini, mau menunjukan di Kabupaten Ende, terutama ,Ndona teristimewa desa Manulondo, ternyata kehidupan antara umat katolik dan muslim hidup saling berdampingan.

     

    "Kita mau tunjukan kepada dunia umumnya dan Indonesia khususnya bahwa Ende, Manulondo kehidupan antar umat luar biasa,saling berdampingan" kata dia.

     

    Ia menjelaskan, ketika Jakarta tidak bisa mewakili Indonesia dalam mengkampanyekan toleransi antar umat beragama, maka di NTT,di Ende  akan menjadi pelopor dalam mengkampanyekan toleransi antar umat beragama.

     

    “Harapan kita pemerintah pusat bisa melihat hal ini. Dimana masyarakat agama yang satu dan yang lainnya hidup secara berdampingan. Jadi Ketika Jakarta tidak bisa mewakili Indonesia dalam mengkampanyekan toleransi antar umat beragama, maka NTT dan Ende akan mewakili Indonesia dalam menjaga toleransi antar uma beragama,”ujarnya.

     

    Sementara itu Imam Masjid, Muhammad Nur Sewa,  dimintai komentarnya menyampaikan terima kasih kepada mahasiswa katolik dunia yang telah berpartisipasi dalam pembangunan Mushola An Nur Nuakota.

     

    Baginya, ini merupakan bentuk dari menjaga hubungan antara umat beragama.

     

    “Kami sangat bangga dan senang, karena hari ini kami mendapat kunjungan dari mahasiswa Katolik dunia. Ini sangat luar biasa, karena mereka datang mau bersama masyarakat di sini membangun Mushola,"ucapnya.

     

    Ia mengatakan kehidupan antar umat beragama sangat harmonis karena meski beda agama namun persatuan dan kekeluargaan terjalin sangat baik karena masih dalam satu keluarga.

     

    "Dalam keluarga bisa ada dua agama yakni Islam dan Katolik,bisa juga tiga.Namun demikian sangat harmonis. Lihat saja mushola ini ketua panitianya orang katolik,sementara itu,kita juga turut membangun gereja di Ndona"pungkasnya.

     

    Untuk diketahui juga, selain membangun Mushola, peserta IMCS juga terlibat dalam pembangunan sekolah SMK Vincensius di Ndona. Selain itu, masih ada kegiatan sosial lainnya yang dilakukan selama di Kecamatan Ndona.***

     


     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.