• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Selasa, 11 Desember 2018

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Eks Milisi Timtim Gelar Unjuk Rasa ke Kantor Gubernur NTT
    ALBERT VINCENT REHI | Senin, 25 September 2017 | 12:52 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Eks
    Unjuk rasa Eks Milisi Timtim

     

    KUPANG,FLOBAMORA.NET- Ratusan eks milisi dan warga eks Timtim itu menggelar aksi unjuk rasa ke Kantor Guvernur NTT untuk menuntut perhatian pemerintah pusat atas kehidupan mereka di Timor Barat, Senin (25/9).

     

    Sambil menari tebe (tarian massal) khas Pulau Timor, ratusan eks milisi dan warga eks Timtim menyampaikan sejumlah tuntuan kepada pemerintah pusat melalui Gubernur NTT.

     

    Koordinator aksi, Eurico Guterres mengatakan, ada sejumlah tuntutan para eks milisi dalam aksi itu yakni soal kepastian politik dari pemerintah Indonesia terkait dengan status kewarganegaraan warga eks Provinsi Timtim yang tetap mempertahankan keIndonesiaannya.

     

    Selanjutnya kata Eurico, soal kepastian hukum dari Pemerintah Indonesia terkait dengan 403 orang yang namanya masuk dalam daftar serious crime terkait dengan pelanggaran HAM berat saat jajak pendapat Timtim 1999 silam.

     

    "Tuntutan kita dalam aksi hari ini yakni adanya pemberian kompensasi kepada 13.000 pejuang integrasi Timtim termasuk para janda dan yatim piatu yang tetap setia kepada NKRI," ujar Eurico

     

    Tuntutan selanjutnya, kata Eurico, yakni pemberian piagam penghargaan kepada 13.000 pejuang integrasi Timtim yang tetap setia kepada NKRI dan pemberian penghargaan yang sepantasnya kepada anggota TNI, Polri dan PNS eks Provinsi Timtim.

     

    Pemerintah juga dinilau harus memberikan kemudahan dan kesempatan bagi putra-putri pejuang integrasi Timtim untuk menjadi anggota TNI, Polri dan PNS.

     

    "Kami minta kepada pemerintah Indonesia untuk menyelesaikan aset-aset warga negara Indonesia yang tertinggal di seluruh wilayah Timor Leste dan kami minta kepada pemerintah Indonesia untuk memindahkan jasad para pahlawan Indonesia yang gugur di Timtim ke wilayah hukum Indonesia," tuturnya.


    Pantauan  Flobamora.net, saat berita ini tayang, aksi unjuk rasa sudah berakhir  dan dijaga ketat oleh aparat keamanan.***

     


     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.