Registrasi     Log In      Bantuan

Senin, 23 Oktober 2017 .: Selamat datang di flobamora.net : Suara dari Timur
Registrasi     Log In      Bantuan



Senin, 23 Oktober 2017

 

Ribuan Warga Ende Nobar Film G30S/PKI
Oleh: Alex | Minggu, 01 Oktober 2017 | 08:51:18 WIB            #Lintas Flobamora

Ribuan
Suasana Nobar Film G30S/PKI di Lapangan Pancasila Ende

  Baca Juga

 

ENDE,FLOBAMORA.NET - Dalam rangka memperingati Hari Kesaktian Pancasila dan Hari Ulang Tahun TNI ke- 72 Kodim 1602 Ende menggelar nonton bareng (Nobar) Film G30S/ PKI ,Sabtu (30/9) di Lapangan Pancasila.

 

Kegiatan nobar ini dihadiri ribuan warga yang memadati Lapangan Pancasila mulai pukul 19.00 – 23.50 Wita i.

 

Dandim 1602 Ende Letkol Kav Suteja dalam sambutannya mengapresiasi keterlibatan masyarakat dalam acara nonton bareng ini.

 

Ia berharp , dengan penayangan film ini warga bangsa Indonesia tidak melupakan sejarah kelam negara ini yang terjadi di masa lalu yang dilakukan sekelompok orang yang menganut paham komunisme .

 

"Kita mau mengatakan, paham komunisme haram tumbuh di Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kita mendukung tegaknya bangsa ini dengan berlandaskan Pancasila sebagai ideologi bangsa kita" kata Suteja.

 

Suteja lebih jauh mengatakan ,acara nonton bareng ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan peringatan HUT ke- 72 TNI di wilayah Kodim 1602 Ende pada 5 Oktobet 2017 dan memperingati Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2017.

 

 "Tujuan pemutaran Film G30 S/ PKI ini adalah untuk mengingatkan kepada kita pada sejarah bahwa PKI itu ada, kejam dan diharapkan agar kejadian tersebut tidak terulang lagi,"tandas  Dandim Suteja

 

Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat di wilayah ini agar tidak melupakan sejarah dan memahami bahaya laten komunis.

 

Dia juga mengatakan, tujuan lain acara ini  adalah,untuk membangun dan memperkokoh  rasa persatuan dan kesatuan serta nasionalisme yang tinggi terutama di kalangan generasi muda, sekaligus mengingatkan kepada mereka betapa beratnya perjuangan para pejuang kita.

 

Sementara itu  Bupati Ende Marselinus YW Petu dalam sambutan yang dibacakan Kepala Kesbangpol  Ende Yoseph Woge mengatakan,sebagai bangsa yang besar , semua anak bangsa dituntut untuk tidak  sekali - kali melupakan sejarah.

 

"Hari ini tepatnya 52 tahun lalu telah terjadi peristiwa besar di negara kita yaitu Peristiwa Pemberontakan G 30 S/ PKI.Suatu peristiwa yang nyaris mengubah perjalanan bangsa ini, melalui sebuah gerakan  dilakukan oleh Partai Komunis Indonesia (PKI) Sebuah partai yg saat itu ingin merubah dasar negara Indonesia, Pancasila."ujarnya 

 

Untuk itu, guna mengantisipasi muncul dan berkembangnya paham atau ajaran yang bertentangan  dengan dasar negara Pancasika, maka berbagai upaya terus dilakukan jajaran TNI dengan maksud agar masyarakat tidak mudah terpengaruh atau terprovokasi dengan paham atau ajaran yang tidak sesuai dengsn nilai - nilai yang tersurat dan tersirat  dalam dasar negara kita.

 

Ia menuturkan, nonton bareng Film Pengkianatan G30S /PKI bagi masyarakat Kabupaten Ende, memiliki makna yang mendalam dan berbeda dengan daerah lain di Indonesia,  mengingat dasar negara Pancasila yang tetap berdiri kokoh terinspirasi dari persada bumi Triwarna  Kelimutu.

 

Untuk itu ia mengajak seluruh komponen masyarakat untuk terus mengawal Pancasila katena disinilah Pancasila dikandung dan dilahirkan di  Jakarta.

 

Acara nonton bareng  film G30 S /PKI berakhir pukul. 23.50  Wita .kegiatan Nobar Pemutaran Film G. 30 S/PKI , berjalan aman dan tertib.

 

Hadir dalam acara tersebut Dandim 1602 Ende Letkol Kav Suteja,Kapolres Ende AKBP Ardian Mustakim, Kajari Ende Muji Murtopo, Kaban Kesbangpol Ende Yoseph Woge,jajaran TNI,POLRI, para camat dan lurah di wilayah Kota Ende,Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan warga Kota Ende.***

 

   






KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
0 komentar


KIRIM KOMENTAR

Silakan LOG IN untuk memberi komentar.

FLOBAMORA.NET: Suara dari Timur