• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Jumat, 21 September 2018

     

     
    Home   »  Nasional
     
    Majukan Pendidikan di NTT, Kemendikbud Beri Bantuan Rp 156,278 Miliar
    ALBERT VINCENT REHI | Minggu, 01 Oktober 2017 | 09:33 WIB            #NASIONAL

    Majukan
    Mendikbud Muhadjir Effendy, menandatangani lima prasasti pembangunan unit sekolah baru di NTT. Selain SMP Negeri 8 Kupang Timur, terdapat pula prasasti pendirian unit sekolah baru SD Negeri Palanggay di Kabupaten Sumba Timur, SMA 1 Inerie di Kabupaten Ngada, SMK Santo Markus di Kabupaten Sikka, dan Sekolah Keberbakatan Olahraga Flobamorata di Kota Kupang.

     

    KUPANG,FLOBAMORA.NET - Dalam rangka mewujudkan pemerataan akses pada layanan pendidikan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) memberikan bantuan pembangunan sarana prasarana pendidikan senilai Rp156,278 miliar kepada pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

     

    Disaksikan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy, secara simbolis, bantuan pemerintah tahun anggaran 2017 itu diserahkan oleh Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah (Dirjen Dikdasmen) Hamid Muhammad kepada Gubernur NTT Frans Lebu Raya di Kabupaten Kupang, Sabtu (30/9).  

     

    "Bantuan pemerintah ini sesuai dengan janji Presiden untuk memberikan perhatian kepada masyarakat, khususnya yang berada di daerah terluar, terdepan, dan tertinggal," kata Mendikbud di awal sambutannya di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 8 Kupang Timur, Kabupaten Kupang.  

     

    Dalam sambutannya, Mendikbud menekankan pentingnya berinvestasi dan membangun sumber daya manusia yang handal bagi pengembangan daerah.

     

     "Bagaimanapun baiknya sarpras, namun jika gairah belajar rendah, kesadaran masyarakatnya rendah, maka tidak akan berdampak positif atau optimal," tutur Mendikbud. 

     

    Kata dia, jika siswa cerdas, berkarakter kuat dan terbiasa bekerja keras, lanjut Mendikbud, akan memudahkan pengelolaan kekayaan alam sehingga dapat membawa NTT semakin maju. "Pemerintah hanya mendorong, memotivasi, tapi keputusan ada di tangan masyarakat," ujarnya. 

     

    Dalam kesempatan yang sama, Mendikbud menandatangani lima prasasti pembangunan unit sekolah baru di NTT. Selain SMP Negeri 8 Kupang Timur, terdapat pula prasasti pendirian unit sekolah baru SD Negeri Palanggay di Kabupaten Sumba Timur, SMA 1 Inerie di Kabupaten Ngada, SMK Santo Markus di Kabupaten Sikka, dan Sekolah Keberbakatan Olahraga Flobamorata di Kota Kupang. 

     

    "Kepada sekolah-sekolah yang baru dibangun supaya perawatan dijaga betul-betul. Serta supaya dapat menghijaukan lingkungannya. Anak-anaknya juga harus lebih disiplin, dan belajar lebih rajin lagi karena sekolahnya sudah bagus," pesan Gubernur NTT. 

     

    Gubernur Frans menyampaikan apresiasinya atas kepercayaan dan perhatian Kemendikbud kepada provinsi NTT yang berbatasan langsung dengan dua negara.

     

    Menurut Frans, Anggaran Pendapatan dan Belanja NTT yang mencapai tiga triliun bilamana diambil 20 persen untuk fungsi pendidikan, dirasa masih belum mencukupi untuk menyelesaikan seluruh permasalahan pendidikan di provinsi berpenduduk sekitar lima juta orang tersebut.*** 


     

    URL SUMBER
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.