• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Kamis, 18 Januari 2018

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    38 Desa di Ende Alami Kekeringan
    ALBERT VINCENT REHI | Jumat, 06 Oktober 2017 | 13:51 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    38
    Kepala BPBD Kabupaten Ende, Albert Yani

     

    KUPANG,FLOBAMORA.NET - Sebanyak 38 desa dari 15 kecamatan di Kabupaten Ende mengalami kekeringan, yang mengakibatkan terjadinya gagal panen dan gagal tanam.

     

    Kepala BPBD Kabupaten Ende, Albert Yani yang dihubungi, Jumat (6/10) membenarkan adanya kekeringan di 38 desa.Pihaknya sudah mendapat laporan berkaitan dengan bencana kekeringan tersebut.

     

    “Kami sudah dapat laporan dari desa terkait dengan bencana kekeringan sekitar 38 desa. Sekarang sedang lakukan koordinasi dengan Dinas Sosial dan Dinas Pertanian untuk menjawab persoalan dan bagaimana penanganannya,” ujar Albert.

     

    Terpisah, Kepala Dinas Pertanian, Marianus Alexander mengakui adanya laporan terkait dengan adanya kondisi kekeringan, yang menyebabkan terjadinya gagal tanam dan gagal tumbuh serta gagal panen.

     

    Ia menyebutkan, dari sekitar 2.600 hektare tanaman pertanian, sebanyak 20 hektare sampai 50 hektare mengalami kekeringan.

     

    “Kalau kita lihat area pertanian yang mengalami kekeringan sekitar 20 hektare sampai 50 hektare. Itu yang petani tanam periode Juli hingga September. Sementara periode tanam sebelumnya Januari hingga Juli aman dan mereka sudah panen,” kata Marianus.

     

    Untuk membantu petani yang kekurangan air, pihaknya memberi pinjam pakai mesin pompa air. Itu pun hanya bisa untuk petani yang masih memiliki persediaan air, namun bagi yang sama sekali debit airnya kering, terpaksa tidak bisa pinjam pakai.

     

    “Mesin pompa yang ada di masyarakat yang persediaan air cukup, kita ambil dan kita berikan kepada yang mengalami kekeringan. Namun dengan catatan, masih ada sedikit air,” kata dia.

    Sementara itu, Kepala Dinas Sosial, Yeremias Bore mengatakan, pihaknya akan segera menyalurkan bantuan berupa beras kepada desa-desa yang mengalami kekeringan.

     

    Menurutnya, hingga awal Oktober, sudah 38 desa di 15 kecamatan yang melapor ke Dinas Sosial untuk mendapat bantuan beras CBP.

     

    “Sekitar awal bulan ini kita akan segera distribusi beras CBP ke desa-desa yang mengalami kekeringan. Sekarang kami lagi melakukan pembenahan administrasi,” sebut Yeremias.

     

    Ia menyebutkan, dari 38 desa di 15 kecamatan, sekitar 8.324 KK yang akan mendapat bantuan beras CBP atau total keseluruhan beras CBP untuk 38 desa yang akan didroping sebanyak 83.240 kilogram atau 83 ton lebih.

     

    Kecamatan yang mendapat bantuan beras CBP masing-masing Kecamatan Maukaro satu desa, Lepembusu Kelisoke dua desa, Ende Selatan dua desa, Detukeli satu desa, Wolowaru empat desa, Ndori lima desa, Ndona empat desa, Ende tujuh desa, Kelimutu tiga desa, Nangapanda tiga desa, Wolojita dua desa, Kotabaru satu desa, Ende Utara satu desa, Ende Timur satu desa dan Maurole satu desa.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.