• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Jumat, 19 Oktober 2018

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Theo Widodo Serahkan Tanah untuk Monumen Pancasila
    ALBERT VINCENT REHI | Sabtu, 04 November 2017 | 11:09 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Theo
    Theo Widodo, salah seorang pengusaha di Kota Kupang menyerahkan sertifikat tanah untuk pembangunan Monumen Pancasila kepada Gubernur kepada Gubernur NTT Frans Lebu Raya, Jumat (3/11) kemarin

     

    KUPANG, FLOBAMORA.NET - Theo Widodo, salah seorang pengusaha di Kota Kupang  menyerahkan sertifikat tanah untuk  pembangunan Monumen Pancasila kepada Gubernur kepada Gubernur NTT Frans Lebu Raya, Jumat (3/11) kemarin.

     

    Theo Widodo mengatakan sertifikat tersebut sudah tertera atas nama Pemerintah Provinsi NTT. Luas tanah yang dihibahkan mencapai 5.000 m2 di Nitneo-Bolok, Kabupaten Kupang.

     

    Sementara Gubernur Frans Lebu Raya menyampaikan terima kasih kepada Theo Widodo dan keluarga yang telah menghibahkan tanah untuk pembangunan monumen Pancasila. “Ini contoh yang baik bagi warga NTT yang rela berkorban demi tanah air,” ujar Lebu Raya.

     

    Menurutnya, penyerahan sertifikat tersebut merupakan bukti kesungguhan Bapak Theo Widodo dan keluarga untuk pembangunan monumen Pancasila.

     

    Kata dia, bila semua orang paham dan mau mengimplementasikan Pancasila dalam hidup berbangsa dan bernegara maka, ia yakin semua persoalan bangsa ini bisa diselesaikan.

     

    Ia mengatakan sertifikat dan monumen Pancasila merupakan persembahan NTT kepada bangsa dan negara demi lestarinya nilai-nilai Pancasila.

     

    “Monumen ini perlu untuk mengingatkan semua orang termasuk anak-anak yg belakangan mulai lupa lima nilai Pancasila. Monumen ini penting untuk mengukuhkan NTT sebagai rumah Pancasila. Ende tempat kelahiran Pancasila. NTT adalah rumah besar Pancasila karena Ende adalah bagian dari NTT,” katanya.

     

    Ia berharap lokasi monumen ini akan jadi destinasi wisata sejarah, khususnya sejarah Pancasila serta berdampak positif bagi pertumbuhan ekonomi warga sekitar dan Kota Kupang pada umumnya.***


     

    URL SUMBER
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.