• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Rabu, 18 Juli 2018

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Pemkot akan Bentuk Tim Khusus Dalami Insiden di Ruangan Wawali
    ELYA DJAWAS | Senin, 06 November 2017 | 18:07 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Pemkot
    Sekertaris Daerah (Sekda), Kota Kupang, Bernadu Benu

     

    KOTA KUPANG.F:LOBAMORA.NET - Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang, akan membentuk Tim Khusus untuk melakukan pemeriksaan terhadap dua Aparatur Sipil Negara (ASN), yang melakukan keributan di ruangan Wakil Wali Kota Kupang, Kamis, (3/11/2017) lalu.

     

    Demikian Sekertaris Daerah (Sekda), Kota Kupang, Bernadu Benu, di ruangan kerjanya, Senin, (6/11).

     

    Menurutnya, Tim Khusus ini terdiri dari Badan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dan Badan Inspektorat Kota Kupang. Tim Khusus ini akan bertugas melakukan investigasi terhadap persoalan tersebut.

     

    "Saya sudah diperintahkan oleh Pak Wali Kota Kupang untuk membentuk tim Khusus ini, mereka akan melakukan pemeriksaa terhdap dua ASN yang melakukan keributan di Ruangan Wawali beberapa hari lalu," ujarnya

     

    Ia menjelaskan, mulai hari ini, Pemkot akan mengeluarkan surat pembentukan Tim khusus tersebut dan langsung diberikan kewenangan untuk melakukan pemeriksaan mendalam terhadap ASN itu.

     

    Ia menambahkan, Tim Khusus ini akan diberikan waktu satu minggu dalam melaksankan pemeriksaan. Hasil dari Pemeriksaan itu, selanjutnya akan diserahkan kepada Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore untuk kemudian diambil keputusan.

     

    "Tim Khusus ini hanya mempunyai wewenang untuk melakukan pemeriksaan, keputusan terakhir ada ditangan Walikota selaku pembina ASN di Kota Kupang," sebutnya.

     

    Saat disinggung mengenai langkah hukum yang akan diambil, Benu mengatakan, hal itu diluar kewenangannnya sebagai Sekretaris Daerah.

     

    Sementara, mengenai sanksi yang akan diberikan apabila terbukti melanggar etika atau aturan, Benu menegaskan dirinya belum bisa berkomentar lebih jauh, sembari menunggu hasil pemeriksaan yang dilkakukan Tim Khusus.

     

    "Tim dari inspekrotrat dan BKD ini kan tim yang profesional, maka Saya tidak boleh mendahului pemeriksaan yang dilakukan oleh mereka, nanti selesai pemeriksaan baru kita mulai bicara," ujar Benu.

     

    Lebih jauh, Benu mengatakan, agar peristiwa seperti ini tidak terulang lagi di hari-hari berkutnya, Pemkot akan meperketat pengawasan di lingkungan Pemkot, terutama kepada Walikota dan Wakil Wali Kota Kupang.

     

    "Peristiwa kemarin itu memang satu hal yang harus kita waspadai, karena setiap waktu, hal yang kita tidak inginkan bisa saja terjadi," ujarnya.

     

    Untuk itu, Benu berharap agar setiap ASN hendaknya menjaga kondisi dan kenyamanan di lingkup Pemkot Kupang.***

     


     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.