Registrasi     Log In      Bantuan

Minggu, 19 November 2017 .: Selamat datang di flobamora.net : Suara dari Timur
Registrasi     Log In      Bantuan



Minggu, 19 November 2017

 

Longsor di Liakutu Dipicu Penambangan Liar
Oleh: Alex | Selasa, 07 November 2017 | 19:10:41 WIB            #Lintas Flobamora

Longsor
Ruas jalan lintas Flores yang runtuh di Liakutu

  Baca Juga

 
ENDE,FLOBAMORA.NET -  Longsor yang terjadi di Liakutu, Watubewa,Desa Nuamuri, Kecamatan Kelimutu, Kabupaten Ende pada Senin, (6/11/) sore disinyalir akibat pertambang liar yang dilakukan warga sekitar.

 

“Warga sering mengambil material batu di bukit  atau tebing di sepanjang jalur jalan sehingga menyebabkan runtuhan ketika terjadi hujan,” kata salah seorang Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 62 ruas jalan Ende-Wolowaru Mansuetus Karo, Selasa (7/11).  

Ia menuturkan, longsoran yang  terjadi sekarang ini lebih disebabkan perilaku masyarakat yang mengumpulkan batu di kawasan tersebut. 

Mansuetus menyatakan, pihaknya sudah sering memberi peringatan agar warga tidak menggali dan memungut batu di sekitar bukit Liakutu.

" Warga tidak mengindahkan peringatan dan terus berbuat hal serupa. Longsor itu akibat dari perilaku masyarakat. Kita sudah buat surat dan buat rambu-rambunya tapi pasang baru satu jam sudah hilang,” katanya.

Ia menjelaskan, perilaku masyarakat yang terus menggali dan mengumpul batu,  menyebabkan material berupa batu dan tanah runtuh hingga ke badan jalan saat musim hujan.

Kata dia, pihaknya sekarang tengah melakukan penanganan terhadap longsoran dimana sebuah batu yang cukup besar menutupi badan jalan sehingga cuma bisa dilewati sepeda motor.

Sementara itu berdasarkan informasi dari lapangan hingga pukul 10.00 wita belum dilakukan penggusuran.Seperti yang dikemukakan Aurelius per SMS belum dilakukan penggusuran akibat breaker atau alat pemecah batu tumpul dan harus diganti.

Kepala sekolah SD Wololele di kecamatan Wolowaru ini mengatakan,petugas tengah mengambil alat breaker di Ende.

Alifudin warga Wolowaru terpisah mengatakan,ketika tiba di tempat kejadian sekitar pukul 21.00 wita dirinya tidak bisa melintasi jalan tersebut dan harus bermalam di rumah penduduk,demikian juga sama halnya dengan 

Hal serupa juga dialami sopir Manggis Jaya ,Emanuel Wangga yang juga harus menginap di rumah penduduk.***

   






KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
0 komentar


KIRIM KOMENTAR

Silakan LOG IN untuk memberi komentar.

FLOBAMORA.NET: Suara dari Timur