• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Sabtu, 20 Januari 2018

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Longsor di Liakutu Dipicu Penambangan Liar
    ALEX | Selasa, 07 November 2017 | 19:10 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Longsor
    Ruas jalan lintas Flores yang runtuh di Liakutu

     
    ENDE,FLOBAMORA.NET -  Longsor yang terjadi di Liakutu, Watubewa,Desa Nuamuri, Kecamatan Kelimutu, Kabupaten Ende pada Senin, (6/11/) sore disinyalir akibat pertambang liar yang dilakukan warga sekitar.

     

    “Warga sering mengambil material batu di bukit  atau tebing di sepanjang jalur jalan sehingga menyebabkan runtuhan ketika terjadi hujan,” kata salah seorang Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 62 ruas jalan Ende-Wolowaru Mansuetus Karo, Selasa (7/11).  

    Ia menuturkan, longsoran yang  terjadi sekarang ini lebih disebabkan perilaku masyarakat yang mengumpulkan batu di kawasan tersebut. 

    Mansuetus menyatakan, pihaknya sudah sering memberi peringatan agar warga tidak menggali dan memungut batu di sekitar bukit Liakutu.

    " Warga tidak mengindahkan peringatan dan terus berbuat hal serupa. Longsor itu akibat dari perilaku masyarakat. Kita sudah buat surat dan buat rambu-rambunya tapi pasang baru satu jam sudah hilang,” katanya.

    Ia menjelaskan, perilaku masyarakat yang terus menggali dan mengumpul batu,  menyebabkan material berupa batu dan tanah runtuh hingga ke badan jalan saat musim hujan.

    Kata dia, pihaknya sekarang tengah melakukan penanganan terhadap longsoran dimana sebuah batu yang cukup besar menutupi badan jalan sehingga cuma bisa dilewati sepeda motor.

    Sementara itu berdasarkan informasi dari lapangan hingga pukul 10.00 wita belum dilakukan penggusuran.Seperti yang dikemukakan Aurelius per SMS belum dilakukan penggusuran akibat breaker atau alat pemecah batu tumpul dan harus diganti.

    Kepala sekolah SD Wololele di kecamatan Wolowaru ini mengatakan,petugas tengah mengambil alat breaker di Ende.

    Alifudin warga Wolowaru terpisah mengatakan,ketika tiba di tempat kejadian sekitar pukul 21.00 wita dirinya tidak bisa melintasi jalan tersebut dan harus bermalam di rumah penduduk,demikian juga sama halnya dengan 

    Hal serupa juga dialami sopir Manggis Jaya ,Emanuel Wangga yang juga harus menginap di rumah penduduk.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.