Registrasi     Log In      Bantuan

Minggu, 19 November 2017 .: Selamat datang di flobamora.net : Suara dari Timur
Registrasi     Log In      Bantuan



Minggu, 19 November 2017

 

BPBD Bentuik Tim Tanggap Darurat Bencana Putting Beliung
Oleh: Elya Djawas | Kamis, 09 November 2017 | 20:03:45 WIB            #Lintas Flobamora

BPBD
Kepala BPBD Kota Kupang, Ade Manafe

  Baca Juga

 

KOTA KUPANG,FLOBAMORA.NET - Badan Penanggulangan Bencana Daerah, (BPBD) Kota Kupang membentuk tim tanggap darurat untuk bencana puting beliung, yang menyebabkan ratusan rumah di Kelurahan Sikumana, Kecamatan Maulafa rusak berat.

 

Kepala BPBD Kota Kupang, Ade Manafe Rabu (8/11) mengatakan, Tim Tanggap Darurat yang terbentuk, terdiri dari BPBD, Polres Kupang Kota, Dandrim 1604, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, dan Palang Merah Indonesia, (PMI)  Kota Kupang.

 

"Tim Tanggap Darurat yang dibentuk tersebut akan mulai bekerja sejak Rabu, 8 November 2017, hingga Selasa, 14 November 2017 mendatang, "katanya.

 

Menurutnya, hal pertama yang akan dilakukan oleh Tim Tanggap Darurat adalah melakukan pemutakhiran data korban bencana angin puting beliung di Kelurahan Sikumana. Hal ini dilakukan sebab sampai saat ini masih terdapat selisisih data antara Tim Kaji Cepat BPBD, dengan data milik pihak Kelurahan Sikumana.

 

"Berdasarkan data yang dimiliki oleh Tim Kaji Cepat BPBD, jumlah rumah yang rusak akibat bencana puting beliung di Kelurahan Sikumana sebanyak 138 rumah. Sedangkan data yang dimiliki  pihak Kelurahan sebanyak 161 rumah. Dari jumlah tersebut, terdapat selisih data yakni sebanyak 23 rumah. Oleh sebab itu perlu adanya verifikasi dan validasi ulang data tersebut, "ujarnya.

 

Ia mengatakan, pencocokan data dan pemuktahiran data yang dilakukan oleh Tim Tanggap Darurat, juga bertujuan agar bantuan yang diberikan bagi korban bencana angin puting beliung di Kelurahan Sikumana bisa tersalur secara baik dan tepat sasaran.

 

"Setelah pemutakhiran data dilakukan, pihaknya akan menyusun jadwal kegiatan untuk masing - masing bidang pada Tim Tanggap Darurat, baik itu bidang kesehatan maupun logistik, "katanya.

 

Ia menjelaskan, saat ini dari Dinas Kesehatan Kota Kupang telah menyiapkan obat-obatan bagi para korban bencana. Dinkes juga terus melakukan monitoring untuk mencegah dampak penyakit ikutan yang terjadi di lokasi bencana. Selain itu menyangkut alur listrik, pihak PLN juga terus melakukan monitor, dan dalam waktu dekat sudah akan membenahi kebutuhan listrik di lokasi bencana.

Sedangkan terkait bantuan, Ade Manafe mengaku, terdapat 14 jenis bantuan logistik yang akan diberikan seperti bantuan beras, terpal, ikan kaleng, tikar, kelambu, paket pakaian anak SD, minyak goreng, paket lauk pauk, peralatan dapur, gula dan kopi, serta sejumlah bantuan lainnnya.

 

Sementara untuk bantuan stimulan bahan baku, akan diberikan dalam bentuk uang sesuai Perwali nomor Lima tahun 2006, yakni Rp 500 ribu bagi yang rumah korban bencana yang mengalami rusak ringan, Rp 1 Satu bagi rumah yang rusak sedang, dan Rp 2,5 juta bagi yang rusak berat.***

 

   






KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
0 komentar


KIRIM KOMENTAR

Silakan LOG IN untuk memberi komentar.

FLOBAMORA.NET: Suara dari Timur