Registrasi     Log In      Bantuan

Minggu, 24 September 2017 .: Selamat datang di flobamora.net : Suara dari Timur
Registrasi     Log In      Bantuan



Minggu, 24 September 2017

 

Candi Borobudur, Indonesia
Oleh: Yohanes Langgar Billy | Minggu, 09 Maret 2014 | 13:14:59 WIB            #Travel

Candi
Dok/Web / Borobudur Temple - Situs Warisan Dunia

  Baca Juga

 

Flobamora.net – Borobudur adalah salah satu monumen Buddha terbesar di dunia. Didirikan oleh seorang raja dari Dinasti Syailendra, Borobudur dibangun untuk menghormati Buddha dan pendirinya.

 

Kompleks candi yang hamonis ini didirikan di beberapa tingkat di sekitar sebuah bukit yang membentuk pusat alam. Pada tingkat pertama di atas fondasi terdapat lima terasering berbentuk bujur sangkar, terbagi dalam berbagai ukuran dan membentuk dasar piramid. Di atas tingkat pertama terdapat tiga platform berbentuk bundar dengan satu pusat yang dimahkotai dengan stupa utama yang bisa diakses melalui tangga.  Dasar dan balkon dibangun mengelilingi terasering berbujur sangkar yang didekorasi dalam bentuk relif yang dipahat yang terbuat dari batu. Relif-relif ini menggambarkan fase-fase berbeda perkembangan jiwa manusia menuju keselamatan dan juga melukiskan episode-episode kehidupan Buddha. Terasering-terasering sirkular ini didekorasi dengan 72 stupa , masing-masing memiliki satu patung Buddha di dalamnya.

 

Ditilik dari gaya, Borobudur adalah penghormatan terhadap pengaruh-pengaruh India (gaya Gupta dan setelah Gupta). Dinding-dinding Borobudur dipahat dalam bentuk bas-relief (relif yang dipahat keluar dari dasar dinding agar relifnya kelihatan), yang panjang keseluruhannya mencapai 6 km. Relif Borobudur dipercayai sebagai relif Buddha terbesar dan terlengkap di dunia, tidak tertandingi dalam dunia artistik karena setiap peristiwa yang terlukis di dalamnya adalah mahakarya.

 

Candi Borobudur dibangun antara 750 dan 842 Sesudah Masehi, lebih dari 300 tahun sebelum Angkor Wat Kamboja dibangun dan lebih dari 400 tahun sebelum pembangunan katedral-katedral megah di Eropa. Hanya sedikit saja yang diketahui tentang sejarah awalnya, tetapi yang jelas pembangunan Candi Borobudur melibatkan jumlah orang yang tak terhitungkan yang bekerja keras tanpa lelah secara bergiliran untuk memahat 60.000 m3 batu.

 

Pada awal abad kesebelas Setelah Masehi, dikarenakan situasi politik di Jawa Tengah, monumen-monumen yang dipakai untuk memuja Tuhan ini, benar-benar terabaikan dan rusak oleh alam seperti letusan gunung api dan oleh bencana alam lainnya. Candi ini baru direnovasi pada awal abad kesembilanbelas dan disupervisi oleh Theodor van Erp. Renovasi kedua dilakukan baru-baru ini (1973-82) dan didanai oleh UNESCO.      

   


   Sumber   :   The World`s Heritage, UNESCO 2011, p 376




KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
0 komentar


KIRIM KOMENTAR

Silakan LOG IN untuk memberi komentar.

FLOBAMORA.NET: Suara dari Timur