• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Selasa, 17 Juli 2018

     

     
    Home   »  Ekonomi & Investasi
     
    Program DeMam tidak Berjalan 100 Persen
    WILSON BOYMAU | Sabtu, 06 Januari 2018 | 12:50 WIB            #EKONOMI & INVESTASI

    Program
    Gubernur NTT Frans Lebu Raya

     

    KUPANG,FLOBAMORA.NET - Gubernur Frans Lebu Raya mengakui, Program Desa/Kelurahan Mandiri Anggur Merah (DeMam) yang digulirkan pemerintah provinsi  NTT tidak berjalan 100 persen, kendati dianggap sebagai program monumental,

    Hal ini disampaikan Gubernur Lebu Raya ketika menjadi Pembina apel kesadaran mengawali tahun 2018, di halaman Kantor Gubernur NTT, Jum’at pagi (5/1).

    Ia mengatakan, program Desa dan Kelurahan Mandiri Anggur Merah sebagai program monumental Pemerintah Provinsi NTT. Program yang telah dikerjakan selama 10 tahun itu berbasis pemberdayaan masyarakat dengan pola investasi.

    Menurutnya, program keberpihakan pada rakyat dan bergulir di desa itu disertai dukungan dana Rp.250 juta, dipergunakan bagi kegiatan ekonomi produktif. Hasil kajian dari para peneliti Universitas Brawijaya, menyimpulkan program tersebut sukses dan mudah-mudahan dapat dilanjutkan oleh Gubernur NTT periode berikutnya.

    “Saya akui memang program ini tidak 100 persen berjalan, tetapi dari sisi lain dinilai sukses sebagai sebuah upaya inovatif. Bersyukur juga saat ini setiap desa mendapat bantuan dari Pemerintah Pusat,” jelasnya.

    Lebu Raya, memaparkan kebijakan awalnya menjadi Gubernur NTT itu, kebijakan pembangunan terpadu berbasis desa. Sekarang, seluruh desa di NTT telah memanfaatkan program desa mandiri anggur merah.

    “Memang, ada dua sisi yang berbeda dan sulit dipisahkan dalam diri setiap orang. Ada yang hitam dan putih, ada yang puas dan ada yang mencela. Demikian juga dalam kebijakan pembangunan. Ada penilaian yang berbeda-beda sesuai dengan kepentingannya masing-masing,” kata Lebu Raya.

    Menurut dia, ada yang menilai bahwa selama 10 tahun ini, pemerintah tidak berbuat apa-apa. Ada juga yang menilai ada apa-apa. Itu dua sisi yang sulit dipisahkan. Namun, kedua sisi itu memiliki manfaat yang penting bagi semua pihak.

    “Bagi yang menilai ada kemajuan, membuat semangat kepada kita untuk terus bekerja. Bagi yang nenilai tidak ada apa-apa, mari kita berbuat untuk menunjukan bahwa ada apa-apanya. Biarkan mereka menilai dan marilah kita terus bekerja dengan semangat juang yang tinggi,” seru Lebu Raya.***


     

    URL SUMBER
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.