• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Minggu, 23 September 2018

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Sebelum ke KPU, Nae Soi Minta Restu Leluhur
    ALBERT VINCENT REHI | Rabu, 10 Januari 2018 | 09:05 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Sebelum
    Calon Wagub NTT yang berduet dengan Cagub Viktor Bungtiku Laiskodat, Josef A.Nae Soi mengawali langkah menuju KPUD NTT untuk mendaftarkan diri dengan menggelar ritual adat Riaurangana atau ritual meminta restu leluhur, di kediamannya di Kelurahan Liliba, Kecamatan Oebobo, Rabu (10/1).

     

    KUPANG, FLOBAMORA.NET - Calon Wagub NTT yang berduet dengan Cagub Viktor Bungtilu Laiskodat, Josef A.Nae Soi  mengawali langkah menuju KPUD NTT untuk mendaftarkan diri dengan menggelar ritual adat Riaurangana atau ritual meminta restu leluhur, di kediamannya di Kelurahan Liliba, Kecamatan Oebobo, Rabu (10/1).

    Disaksikan Media Center Victory-Jos, ritual adat digelar sejak pukul 06.00 Wita.  Ritual adat “Riaurangana” dipimpin tokoh adat masyarakat Ngada Felix Seka dan dihadiri kerabat dan keluarga Josef Nae Soi.

    Sekitar pukul 06.00 Wita kerabat dan handai taulan Josef Nai Soi mulai mendatangi tempat prosesi adat tersebut. Setelah menikmati pisang dan ubi rebus yang sudah disediakan dengan kopi Bajawa, ritual ada dimulai sekitar pukul 06.45 Wita.

    Ritual diawali dengan pembacaan mantra-mantra yang diucapkan Felix Seka. Disediakan pula seekor babi dan sebilah parang Bajawa.

    Sambil membacakan mantra, tua adat yang didampingi Josef A Nae Soi melempar butir-butir beras ke arah babi tersebut.

    Beberapa detik kemudian, Josef A Nae Soi mengayunkan parang ke arah kepala babi. Lalu parang tersebut diserahkan kepada salah seorang kerabat lalu parang Bajawa tersebut diayunkan ke kepala babi. Hanya sekali ayunan parang yang disasar di kepala, babi tersebut langsung tidak bersuara. Padahal sebelumnya babi tersebut berontak dan mengeluarkan suara cukup kencang. Tapi sekali ditebas babi itu diam dan tak bersuara.

    Usai ritual adat,  Felix Seka menjelaskankan,  Ritual Riaurangana merupakan prosesi adat untuk meminta restu leluhur sebelum memasuki momentum penting dalam kehidupan seorang anak manusia.

    Bakal calon Wakil Gubernur NTT Josef Nae Soi, usai prosesi adat tersebut mengatakan, maju dalam kontestasi politik Pilgub NTT karena didorong oleh panggilan Allah,  Alam dan Arwah atau 3-A.

    Dalam konteks itu, jelas dia, ritual adat sebelum mendaftarkan diri bersama Pak Viktor ke KPU NTT merupakan manifestasi dari permohonan kepada para leluhur yang telah memanggil kembali untuk mengabdi di NTT.

    Usai ritual di kediamannya, Josef A Nae Soi bersama kerabatnya menuju kediaman Viktor Bungtilu Laiskodat. Sekitar pukul 08.18 Wita rombongan Josef A Nae Soi diterima secara adat di kediaman Viktor Bungtilu Laiskodat, lalu bersiap menuju KPU NTT untuk mendaftarkan diri.***


     

    URL SUMBER
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.