• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Kamis, 21 Juni 2018

     

     
    Home   »  Ekonomi & Investasi
     
    Viktor-Josef akan Jadikan NTT Sebagai Penghasil Garam Industri
    ALBERT VINCENT REHI | Jumat, 19 Januari 2018 | 19:53 WIB            #EKONOMI & INVESTASI

    Viktor-Josef
    Bakal Calon Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat (kedua dari kiri) bersma tokoh adat di Kecamatan Fatuleu Tengah, Kabupaten Kupang

     

    KUPANG,FLOBAMORA.NET -  Bakal Calon Gubernur NTT Viktor Bungtilu Lasikodat mengatakan,  ia bersama pasangannya Josef A.Nae Soi  akan menjadikan NTT sebagai penghasil  garam nomor satu di Indonesia, sekaligus menghapus predikat negara ini sebagai pengimpor garam.

    “ Sulit dibayangkan. Negeri dengan bentangan pantai sangat panjang  ini masih harus mengimpor  tiga juta metrik  ton garam industri dari Australia setiap tahun,” tegas Viktor dalam pertemuan dengan masyarakat Kecamatan Fatuleu Tengah, Kabupaten Kupang  di Nunsean, Jumat (19/1).

    Menurutnya, NTT punya potensi besar untuk menjadi penghasil garam industri dilihat dri sisi geografis dan iklim serta luas lahan di beberapa pulau seperti Timor, Rote, Sabu, Sumba dan Flores serta pulau-pulau lain.

    Ia menuturkan, tidak sulit mencari lahan sebagai tambak garam di NTT. 20- 30 ribu hektare lahan. Tinggal sekarang apakah ada kemauan baik dari pemerintah untuk menjadikan NTT sebagai penghasil garam terbesar di Indonesia.

    Kemudian, sambungnya, dari sisi iklim NTT yang musim kemaruanya sangat panjang sangat cocok untuk pengembangan garam industri dalam skala yang lebih besar dan luar.

    “Ke depan potensi ini yang harus dikembangkan. Kami tidak omong soal mimpi.  Tetapi ini realita. Nah, jika sudah ada industri garam,  dampak ikutannya adalah tersedianya lapangan kerja bagi anak-anak NTT. Industri garam itu sendiri mampu menyerap lebih dari 100 ribu tenaga kerja,” paparnya.  

    Ia mengakui, potensi untuk pengembangan industri garam di NTT belum digarap secara optimal . “Memang, saat ini sudah dikembangkan di Teluk Kupang dan Kabupaten Nagekeo, tetapi belum sepenuhnya menjawabi kebutuhan garam industri dalam negeri,” ujarnya.

    Kata dia, jika dirinya bersama Josef A.Nae Soi dipercayakan rakyat untuk memimpin NTT, potensi kelautan dan perikanan yang dimiliki NTT akan menjadi salah satu prioritas pembangunan ekonomi di samping pariwisata yang akan dijadikan sebagai lokomotifnya.***  

     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.