• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Selasa, 25 September 2018

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Cegah Ajaran yang Menyimpang, Kejari Ende Gelar Rakor Pakem
    ALEX R.S | Selasa, 06 Februari 2018 | 14:35 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Cegah
    Rakor Tim Pakem di Kejaksaan Negeri Ende

     

    ENDE, FLOBAMORA.NET -  Untuk mencegah dan mengantisipasi kejadian yang luar biasa berkaitan dengan aliran kepercayaan di masyarakat dan dalam rangka pengawasan, Kejaksaan Negeri Ende menggelar Rapat Koordonasi Pakem dalam rangka Mencegah Ajaran Yang Menyimpang dalam Masyarakat.

     

    Rapat koordinasi diselenggarakan di Aula Kejari Ende, Selasa (6/2) .Hadir pada kesempatan itu Bupati Marselinus YW Petu, Dandim 1602  Ende Letkol kav Suteja,Kapolres Ende AKBP Achmad Muzayin ,Kajari Ende Muji Martopo. Hadir juga Kepala Kementerian Agama Ende, Ketua MUI,ketua FKUB Ende,Kaban Kesbangpol, dan jajaran Kejari Ende.

     

    Kajari Ende  Muji Martopo mengatakan, rapat koordinasi ini bukan hal baru, namun hanya mau mengintensipkan dan menggiatkan kembali untuk mengantisipasi aliran kepercayaan yang ada di Kabupaten Ende.

     

    "Diharapkan ada masukan ,dari situ kita pelajari dan mengambil tindakan yang tepat setelah menerima masukan dan dilaporkan secara berjenjang hingga tingkat pusat," ujarnya.

     

    Sebelumnya dia mengatakan, sudah lama pakem ini bekerja, namun tim pakem kembali dibentuk untuk membantu memantau aliran kepercayaan di Kabupaten Ende.

     

    Tim itu sebutnya terdiri dari Kejaksaan, Kepolisian, TNI,FKUB,MUI,Pemda yakni Kesbangpol dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

     

    "Tujuan untuk mengantisipasi kejadian, konflik, tindakan main hakim sendiri yang terjadi di kabupaten Ende," ujar Kajari Ende.

     

    Bupati Ende Marselinus Y.W Petu dikesempatan ini mengatakan situasi keamanan di Ende masih aman dalam kaitan dengan aliran kepercayaan.

     

    Iia berharap agar terbentuknya tim Pakem bisa mengawas sehingga tidak memberi dampak kepada masyarakat yang menyingung perasaan beragama.

     

    "Harus terbuka menyampaikan terkait aliran kepercayaan,sehingga bisa ambil langkah preventip fan antisipatip .Tim pakem harus menjalankan fungsi dengan baik lakukan peran sesuai aturan,"pesannya.

     

    Sementara Dandim 1602 Ende Letkol Kav Suteja mengatakan, prinsipnya pihaknya mendukung pertemuan ini.Karena bisa berbagi informasi terkait dengan aliran kepercayaan yang ada di Kabupaten Ende.

     

    "Kita rumuskan tindakan jika ada aliran kepercayaan yang membahayakan Negara Kesatuan Republik Indonesia,"kata Suteja sambil menambahkan Pacasila dan Hal Asasi Manusia harus kita junjung, jangan sampai aliran tersebut bertentangan dengan Pancasila.

     

    Kapolres Ende AKBP Achmad Muzayin berharap, kehadiran Tim Pakem ini,kedepan bisa beri masukan sehingga bisa dilakukan langkah percepatan pengamanan,dengan demikian kambtimas bisa terjaga baik.

     

    Untuk diketahui, tugas dan fungsi tim Pakem ini adalah, menerima, menganalisa informasi terkait aliran kepercayaan. Disamping itu, meneliti,menilai perkembangan aliran kepercayaan serta dampaknya untuk ketertiban umum serta mengambil langkah preventip dan represif sesuai undang-undang.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.