• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Minggu, 23 September 2018

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    35 Bahan Pangan Lokal tidak Lagi Diingat Masyarakat NTT
    ALBERT VINCENT REHI | Jumat, 23 Februari 2018 | 14:00 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    35
    Ilustrasi

     
    KUPANG, FLOBAMORA.NET - Direktur Perkumpulan Pikul Torry Kuswardono mengatakan sebanyak 35 bahan pangan lokal seperti serelia, kacang kacangan, dan umbi-umbian tidak lagi diingat masyarakat desa dan kota di Nusa Tenggara Timur (NTT).

     

    Torry menyebutkan terdapat tiga isu yang dihadapi dalam mendorong kedaulatan dan keberagaman pangan di NTT. Pertama, nyaris hilangnya memori kolektif mengenai pangan lokal komunitas. Kedua, regenerasi petani yang lambat menjadi penyumbang masalah ketahanan pangan. Ketiga, rendahnya akses dan kontrol bagi perempuan desa terhadap tanah sebagai pelaku kunci yang memastikan ketahanan pangan berlangsung di desa.

     

    Salah satu penghambat perempuan desa adalah faktor kultural seperti perempuan di sebagian besar etnis di NTT tidak mendapatkan hak waris.

     

    "Persoalan akses terhadap tanah dan ketersediaan air  juga menjadi persoalan anak muda," kata Torry di Kupang, Jumat (23/2).

     

    Menurutya, penegakan regulasi yang berpihak kepada keberagaman pangan lokal menjadi rekomendasi kebijakan yang dinilai signifikan dapat menumbuhkan kembali pasokan produksi pangan lokal melalui penciptaan permintaan dari masyarakat perkotaan dan secara tidak langsung dapat meningkatkan kesejahteraan petani di NTT.

     

    "Pikul menggelar vestifal dan diskusi kedaulatan dan keberagaman pangan di Kupang, Sabtu 24 Februari. Hal ini sebagai upaya mendorong kerjasama organisasi masyarakat sipil bersama pemerintah dan pihak swasta mendukung peningkatan kesejahteraan keluarga petani dan kemandirian khususnya petani perempuan dan petani muda di NTT," katanya.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.