• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Kamis, 21 Juni 2018

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Realisasi Pendapatan Daerah NTT Alami Peningkatan
    WILSON BOYMAU | Senin, 12 Maret 2018 | 22:23 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Realisasi
    Gubernur NTT Frans Lebu Raya

     

    KUPANG,FLOBAMORA.NET - Gubernur NTT Frans lebu Raya  mengatakan, realisasi pendapatan daerah periode 2013 - 2016 dalam setiap tahun mengalami peningkatan diatas 100 persen atau 101,35 persen.

    Lebu Raya mengatakan itu di Kupang Senin (12/3), terkait realisdsasi pendapatan  daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur,  

    Ia menjelaskan, pendapatan daerah yang dianggarkan pada tahun 2013 sebesar Rp. 2,373 triliun lebih, mencapai realisasi pada tahun 2016, sebesar Rp. 2,387 triliun  lebih (100,57 persen). Kemudian pendapatan daerah yang dianggarkan pada tahun 2016, sebesar Rp. 3,708 triliun lebih, tercapai realisasi Rp. 3,875 triliun  lebih (104,51 persen).

    Gubernur Frans Lebu Raya menuturkan, seperti yang tertera dalam LKPJ, menguraikan pendapatan daerah bersumber dari pendapatan asli daerah (PAD), dana perimbangan dan lain-lain pendapatan daerah yang sah. Sedangkan sumber PAD berasal dari pajak daerah, retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan dan lain-lain PAD yang sah.

    Menurut Gubernur, realisasi PAD setiap tahun berada diatas 100 persen. PAD periode 2013 sampai 2016 mengalami pertumbuhan rata-rata 103,48 persen dengan capaian angka realisasi tertinggi mencapai 109,76 persen (2013) dan realisasi terendah sebesar 99,76 persen 2016).

    “Realisasi pajak daerah juga mengalami peningkatan setiap tahun. Realisasi tertinggi pada tahun 2013, sebesar 112,73 persen dan realisasi terendah 110,60 persen (2015). Target pajak daerah pada tahun 2013, sebesar Rp. 322.652.941 miliar dan realisasi Rp.363.720.612  miliar(112,93 persen). Target pada 2014, Rp. 548,875.119 miliar dan realisasi Rp.559.803.345 miliar (101,99 persen),” paparnya.

    Selanjutnya, target sebesar Rp. 658.726.117 miliar dan realisasi pajak daerah Rp. 662,667.383  miliar (100,60 persen) pada tahun 2015. Dan realisasi pajak daerah pada tahun 2016, sebesar Rp. 745.481.335  miliar (102,17 persen) dari target Rp. 729.670.235 miliar.

    Ia menambahkan, untuk retribusi daerah juga mengalami penungkatan selama periode 2013 hingga 2016. Kendati pada tahun 2014, realisasi retribusi daerah mengalami penurunan sebesar 69,85 persen. Namun, setiap tahun rata-rata pertumbuhan tertinggi terjadi pada tahun 2016, yaitu mencapai 88,31 persen.

    Realisasi retribusi daerah pada tahun 2013, sebesar Rp. 8.589.942 (73,99 persen) dari target Rp. 11.609.614. Tahun 2014 target 29.410.373 dan realisasi sebesar Rp. 18.447.549 (69,85 persen). Target retribusi tahun 2015, Rp. 38.278.885 dan realisasi Rp. 37.888.198 (85,92 peraen) serta pada tahun 2016 retribusi daerah yang ditargetkan Rp. 45.769.704 dengan realisasi Rp. 40.418.137 (88,31 persen).

    Lain-lain PAD setiap tahun mengalami peningkatan dengan rata-rata pertumbuhan sebesar 108,70 persen. Pada tahun 2013, lain-lain PAD dianggarkan Rp. 89,1 miliar lebih dan terealisir sebesar Rp. 97,5 miliar lebih. Selanjutnya di tahun 2016 dianggarkan Rp. 150,3 miliar lebih dan terealusir sebesar Rp.132,1 miluar lebih.

    Terkait dana perimbangan meruoakan dana transfer pemeribtah pusat ke pemeribtah daerah. Sumber dana perimbangan terdiri dari dana bagi hasil pajak dan bukan pajak, dana alokasi umum (DAU), dana alokasi khusus (DAK). Realisasi dana perimbangan 2013 sampai 2016 mengalami peningkatan dengan rata-rata pertumbuhan 100,77 persen.***

     


     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.