• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Kamis, 21 Juni 2018

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Pembangunan Bendungan Kolhua Terancam Batal
    ALBERT VINCENT REHI | Selasa, 13 Maret 2018 | 18:35 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Pembangunan
    Kepala Balai Sungai Nusa Tenggara II, Agus Sosiawan

     
    KUPANG,FLOBAMORA.NET - Pupus sudah harapan masyarakat Kota Kupang. Rencana pembangunan Bendungan Kolhua  untuk menampung sumber air baku tidak bisa direalisasi lantaran belum selesainya masalah lahan yang selama ini menjadi hambatan.

    Kepala Balai Sungai Nusa Tenggara II, Agus Sosiawan kepada wartawan di Kupang, Selasa (13/3) mengatakan, pembatalan pembangunan Bendungan Kolhua berdasarkan usulan Gubernur NTT kepada Menteri PUPR, melalui surat tertanggal 5 Maret 2018 lalu.

    “ Dalam suratnya gubernur menyampaikan alasan pengalihan lokasi karena masalah lahan yang belum selesai dan untuk memastikan jatah tujuh bendungan untuk NTT, agar jangan sampai dipindshkan  ke daerah lain,” jelasnya.

    Menurutnya, Pemerintah Provinsi NTT telah mencari alternatif pengalihan dengan mengusulkan lokasi pengganti Bendungan Kolhua yakni  We Likis Haliboe di Kabupaten Belu. Ini juga menjawab usulan Pemkab Belu.

    Ia menjelaskan, usulan lokasi pengganti yakni di  Welikis Haliboe Kabupaten Belu karena  sebelumnya sudah dilakukan studi kelayakan dan Pemkab Belu menyanggupinya.

    “ Meski demikian, bagi kami Bendungan Kolhua masih menjadi proyek strategis nasional di Nusa Tenggara Timur  dengan alokasi anggaran senilai Rp 550 miliar. Karena usulan tersebut masih harus dikaji lebih lanjut,” paparnya.

    Agus mengakui, masalah lahan pembangunan bendungan Kolhua ini sebenarnya warisan dari pemerintahan kota sebelumnya hingga pemerintahan kota Kupang yang baru ini belum juga diselesaikan.

    Sekadar diketahui, bendungan yang akan dibangun di masa kepemimpinan Jokowi-Jusuf Kalla di NTT  adalah Bendungan Raknamo di Kabupaten Kupang Rotiklot (Belu), Bendungan Napung Gete (Sikka) Temef (TTS), menyusul Bendungan Manikin (Kabupaten Kupang), Lambo (Nagekeo), dan Kolhua (Kota Kupang) yang akan dipindahkan ke Kabupaten Belu.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.