• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Kamis, 18 Oktober 2018

     

     
    Home   »  Ekonomi & Investasi
     
    340 Ribu Unit Rumah di NTT tidak Layak Huni
    WILSON BOYMAU | Jumat, 23 Maret 2018 | 20:29 WIB            #EKONOMI & INVESTASI

    340
    Sekda Ben Polo Maing saat membuka Rakor Perumahan Tingkat Provinsi NTT

     
    KUPANG,FLOBAMORA.NET - Sebanyak 340.046 unit rumah di Provinsi NTT masuk kategori tidak layak huni, sementara di sisi lain daerah ini mengalami kekurangan rumah (backlog) sebesar 90.538 unit dan backlog dari aspek penghunian sebanyak 2.000 unit rumah.

    Demikian Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi NTT, Benediktus Polo Maing, ketika membuka Rapat Konsultasi dan Sinkronisasi  Program Pusat dan Daerah Bidang Penyediaan Perumahan, yang digelar di Kupang, Kamis (22/3).

    Polo Maing, mengatakan rapat konsultasi ini diharapkan dapat merumuskan langkah-langkah untuk meningkatkan ketersediaan rumah bagi masyarakat. Untuk itu, tutur Sekda, diperlukan koordinasi yang terjalin baik antara pemerintah pusat dan daerah dalam menghasilkan program yang tersinkronisasi antara pemerintah pusat juga pemerintah daerah.

    Ia mengatakan terkait prosentase kemiskinan di NTT, salah satu kriteria kemiskinan masyarakat, berkaitan dengan indikator ketersediaan rumah layak huni bagi masyarakat.

    "Jadi, untuk menurunkan prosentase kemiskinan di NTT, perlu adanya upaya untuk meningkatkan dan menyediakan fasilitas perumahan yang layak. Harus berupaya menciptakan program-program yang mampu nemberikan jaminan perumahan secara berkeadilan badi setiap warga negara sesuai Undang-Undang nomor: 1 Tahun 2011 tentang Perumahan dan Kawasan Pemukiman," tambahnya.

    Sementara itu, Dirjen Penyediaan Perumahan, Kementerian PUPR, Yuda Romell  mengatakan rapat konsultasi yang akan berlangsung selama dua hari ini, diharapkan dapat menyatukan persepsi terkait penyediaan perumahan antara pemerintah pusat dan daerah.

    Kata dia, rapat juga sekaligus untuk menjaring dan merumuskan usulan yang nantinya dituangkan dalam program tahun 2019 sesuai kebutuhan daerah dan disinergikan dengan program pemerintah pusat.

    Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman NTT, Yulia Afra, mengatakan pemerintah provinsi sangat memberikan perhatian serius soal ketersediaan rumah yang layak bagi masyarakat. Sehingga melaluj rapat kolsultasi, dapat merumuskan program perumahan untuk memenuhi kekurangan rumah (backlog) di NTT.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.