• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Kamis, 15 November 2018

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Menteri ESDM Janji Bangun Sumur Bor di Pulau Buaya
    ALBERT VINCENT REHI | Minggu, 25 Maret 2018 | 20:01 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Menteri
    Menteri ESDM, Ignasius Jonan

     

    KALABAHI, FLOBAMORA.NET - Menteri ESDM, Ignasius Jonan, berjanji dalam tahun 2018 ini segera membangun sebuah sumur bor untuk masyarakat di desa Pulau Buaya, Kecamatan Alor Barat Laut, Kabupaten Alor.

    Pernyataan Menteri itu, disampaikan saat melakukan tele conference secara langsung dengan masyarakat Pulau Buaya dari Kalabahi, Sabtu (24/3).

    "Dalam tahun ini Kementerian ESDM akan memenuhi permintaan masyarakat Pulau Buaya untuk membangun sumur bor. Saya akan realisasikan tahun  ini juga;" ucap Menteri Ignasius Jonan, kepada masyarakat pulau buaya, disaksikan Gubernur Frans Lebu Raya dan sejumlah pejabat serta undangan yang hadir.

    Jumlah penduduk di Pulau Buaya, 1.675 jiwa atau sekitar  608 KK Pulua ini adalah salah satu dari 19 desa di Kecamatan Alor Barat Laut. Keunikan dari desa Pulau Buaya adalah tidak terdapat sumber air tawar, sehingga untuk memenuhi kebutuhan air maka harus berlayar ke pulau seberang.

    "Untuk menghasilkan satu sumur bor memerlukan anggaran Rp. 500 juta. Juga satu sumur dapat melayani 3.000 jiwa. Kecepatan air sumur bor sebanyak dua liter per detik. Makanya, saya minta supaya Pak Gubernur, jika bisa usul sekarang ke pemerintah pusat untuk pembangunan sumur bor di lokasi lain di NTT," kata Jonan.

    Pjs. Bupati Alor, Benyamin Lola, ketika dikonfirmasi terkait peluang mendapat air tawar di Pulau Buaya, mengatakan wilayah itu kondisisi daratannya rendah sehingga tidak terdapat sumber air tawar.

    Namun, Kementerian ESDM ingin tahun ini membangun satu sumur bor di desa itu maka lebih baik lagi. Mungkin, lanjut Bupati, Kementerian ESDM memiliki strategi teknologi yang dapat menemukan sumber air tawar di Pulau Buaya.

    Jaga PLTS

    Menteri ESDM, pada kesempatan tele conference,  meminta bantuan masyatakat di Pulau Buaya untuk menjaga dengan baik PLTS yang baru diresmikan.

    Kata Jonan, diresmikan 18 PLTS dan tiga Pusat Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH), di NTT menelan anggaran sebesar Rp. 113,8 miliar dan untuk memenuhi kebutuhan listrik kepada  2.737 kk.

    "Jadi menggunakan PLTS, masyarakat tidak perlu membayar tapi ada iuran sebesar Rp. 30.000, sampai Rp. 50.000, setiap bulan untuk satu kepala keluarga. Iuran itu dipergunakan untuk biaya pemeliharaan (maintenance). Sehingga masyarakat menggunakan PLTS tidak membayar seperti membayar ke PLN tapi hanya dikenakan iuran untuk maintenance," jelasnya.***

     


     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.