• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Senin, 21 Mei 2018

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Kadis Pariwisata NTT Kecam Video Komodo Dipancing Berenang ke Laut
    ALBERT VINCENT REHI | Senin, 09 April 2018 | 21:27 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Kadis
    Biawak Rakasa Komodo

     

    KUPANG, FLOBAMORA.NET - Kepala Dinas Pariwisata Nusa Tenggara Timur ( NTT) Marius Ardu Jelamu mengecam tindakan pemandu wisata ( tour guide) yang memancing komodo berenang ke laut dan mengikuti kapal yang ditumpangi para wisatawan asing.

     

    Menurut Marius, aksi pemandu wisata yang dilakukan di Nusa Kode, selatan Pulau Rinca, kawasan Taman Nasional Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, NTT, itu jelas mengganggu kenyamanan satwa liar tersebut.

     

    "Dalam video yang kami peroleh, salah satu kapal yang mengangkut sejumlah wisatawan asing di Taman Nasional Komodo sedang melakukan gerakan-gerakan provokasi terhadap komodo. Kami kecam keras aksi itu karena memancing agresivitas komodo dan mengganggu kenyamanan komodo, dan itu tidak boleh," kata Marius, Senin (9/4).

     

    Satwa komodo, lanjut Marius, harus dibiarkan berada di daratannya dan jangan diprovokasi untuk mengikuti kemauan pemandu wisata. Terlebih lagi, kata Marius, daerah Nusa Kode yang letaknya di bagian selatan Pulau Rinca merupakan area yang tertutup untuk publik karena berada di zona inti.

     

     "Menurut keterangan Kepala Balai Besar Taman Nasional Komodo Budi Kurniawan, tour guide membawa turis melihat komodo liar dari dekat di Pantai Nusa Kode. Sampai di sana, tour guide menghalau komodo yang mendekati kapal dengan agresif," ujar Marius.

     

    Pemandu wisata, ucap Marius, sudah melanggar aturan itu dan sudah dipanggil pihak Balai Taman Nasional Komodo. Dia juga sudah diberi teguran keras dan membuat pernyataan untuk tidak melakukan hal itu lagi.

     

    Marius mengaku, Menteri Pariwisata juga telah mengirim pesan singkat melalui WhatsApp kepada dirinya dan menyesalkan kejadian itu. Karena itu, lanjut Marius, pihaknya berharap adanya pengawasan ketat dari Balai Taman Nasional Komodo untuk mengawasi semua pergerakan kapal pesiar di wilayah tersebut, termasuk pemandu wisata diawasi atau dikontrol sehingga mereka tidak melakukan hal-hal di luar aturan.

     

    "Apabila melanggar lagi, diberikan tindakan tegas. Jika perlu dicabut izin sebagai tour guide. Saya mengharapkan tour leader yang berasal dari luar NTT agar mengikuti peraturan yang berlaku dan diawasi ketat supaya tidak terjadi lagi seperti ini," ucapnya.

     

    Dalam video yang berdurasi 1 menit 14 detik itu terlihat dua kapal yang ditumpangi para wisatawan asing terlihat berada di dekat pantai. Dua pemandu wisata terlihat memegang kayu panjang yang di ujungnya tampak seperti kantong keresek berwarna putih dan memukul ke air laut.

     

    Enam komodo yang berada di tepi pantai kemudian berenang menuju kedua kapal itu. Terlihat hanya beberapa komodo yang berenang dengan cepat menuju kapal, lalu berbalik lagi ke pantai.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.