• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Kamis, 19 Juli 2018

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Ini Klarifikasi Titu Eki Soal Bergabung ke Golkar
    ERAS POKE | Kamis, 12 April 2018 | 22:35 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Ini
    Ayub Titu Eki

     

    OELAMASI, FLOBAMORA.NET - Bupati Kupang, Ayub Titu Eki mengaku kehadirannya dalam pertemuan Partai Golkar bukan inisiatifnya tapi diajak oleh temannya Bupati TTS Paul Mella dan Bupati Sumba Tengah  Umbu Sappi Pateduk. Bahkan baju kuning yang dikenakan Titu Eki baru dibelinya sesaat sebelum mulai pertemuan.

    Demikian klarifikasi yang disampaikan Bupati Kupang Ayub Titu Eki dalam jumpa pers di ruang kerjanya, Rabu (11/4/2018).

    “Saat itu saya di telepon Bupati TTS,  Paul Mella agar menemui mereka disalah satu tempat.  Ketika saya tiba di tempat itu, juga ada Bupati Sumba Tengah Patedu. Saya diminta untuk bergabung dengan mereka tetapi saya menolak karena saya bukan anggota partai. Saya mengenakan baju biasa dan karena dipaksa harus berbaju kuning saya minta anak buah  membelinya di depan gedung pertemuan itu,  lalu saya pakai dan diajak masuk untuk mengikuti pertemuan bersama orang Partai Golkar.  Saat itu juga ada anggota DPRD NTT Frits Seran sehingga abis pertemuan saya diajak makan bersama mereka lalu difoto sambil mengangkat empat jari,” jelas Titu Eki didampingi Kabag Humas, Martha Para Ede dan Kasubag Dokumentasi Humas Kabupaten Kupang, Beny Selan.

    Dengan klarifikasi tersebut Titu Eki mengaku mau membantah isu yang mengatakan dirinya telah mendukungan paket tertentu pada Pilkada Bupati Kupang dan Pilgub NTT Juni mendatang.

    Titu Eki menjelaskan, dalam pertemuan itu juga disampaikan Golkar mendapat nomor urut 4 dan juga memiliki 4 tekad sehingga mereka mengangkat 4 jari.

    “Na saya kaget foto itu beredar di medsos sehingga melalui kesempatan ini saya lakukan klarifikasi, ” tegasnya.

    Titu Eki mengaku baru menjadi bakal calon anggota DPR RI karena atas permintaan masyarakat. Dan dirinya mengikuti pertemuan di Golkar karena ingin menghormati ajakan 2 Bupati yang merupakan teman dekatnya itu.

    “Saya ikut pertemuan itu karena semata – mata kedua teman Bupati itu memaksa.  Saya sudah mau jalan kasih tinggal mereka tetapi kurang baik jadi terpaksa saya ikut saja,” beber Titu Eki.

    Ia menjelaskan, menjadi anggota partai itu tidak gampang harus melalui proses dan memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA).

    Titu Eki mengaku ketika orang melihat dirinya mengenakan baju kuning diartikan dengan kemenangan Golkar. Padahal soal kemenangan sebuah paket dalam Pilkada terletak pada pengurus bukan ada pada dirinya, apalagi dia merupakan orang baru dalam dunia politik
    .***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.