• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Minggu, 22 April 2018

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Pansus DPRD Kota Kupang Anulir PIM III ASN
    ERAS POKE | Sabtu, 14 April 2018 | 08:10 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Pansus
    Ketua Pansus, Theodora Ewalde Taek

     

    KOTA KUPANG, FLOBAMORA.NET - Panitia khusus (Pansus) DPRD Kota Kupang siap mengeluarkan rekomendasi pembatalan keikutsertaan seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) Kota Kupang yang tengah menjalani Pendidikan Ilmu Kepemimpinan (PIM) III setelah mendengar penjelasan kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Kupang.

    Hal ini ditegaskan Ketua Pansus, Theodora Ewalde Taek dan Sekretaris Pansus, Juven Tukung kepada wartawan, di Gedung DPRD Kota, Jumat (13/4).

    Diaktakan Ewade, hampir seratus persen anggota Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kota Kupang menyetujui hal ini.

    “Dinamika yang terjadi kemarin hampir 100 persen anggota Pansus mengatakan yang bersangkutan agar dianulir. Saya sebagai ketua tentu mengikuti kehendak bersama,” kata Ketua Pansus yang diakrab Walde ini.

    Menurut dia, mayoritas anggota Pansus sepakat menganulir keikutsertaan oknum ASN karena oknum tersebut sementara mendapatkan sangsi dan golongannya baru 3 C.

    Padahal, jelas Walde, persyaratan mengikuti PIM 3 sesuai peraturan pemerintah (PP) No. 19 tahun 2015 pada Bab III poin 3 A disebutkan pangkat/golongan minimal penata tingkat 1 (III/D) atau yang diaetarakan.

    ”Kita tinggal menuntut klarifikasi SK kepangkatan beliau ini 3 C atau 3 D. Kemudian informasi yang kami dapatkan, sangsi yang beliau terima itu sampai November 2018 baru dikembalikan ke 3 D tapi sekarang sudah berangkat PIM,” beber politisi PKB ini.

    Ketika disinggung Pansus ditipu Pemerintah terkait persoalan ini, Walde menegaskan Pansus tidak merasa ditipu.

    “Bagi kami ditipu sih tidak karena itu dokumen negara oleh karena ada tanda tangan dan stempel kepala badan. Urusan tipu, itu urusan mereka tetapi dampak ikutannya pasti ada,” tandas Walde.

    Untuk diketahui oknum ASN, Yulianus Willem Pally atau yang akrab disapa Adi Pally perna terjerat kasus persekusi Wakil Wali Kota Kupang November 2017. Pasca kasus tersebut Adi Pally dikenakan sanksi.

     


     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.