• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Rabu, 23 Mei 2018

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Lebu Raya Pamitan
    ALBERT VINCENT REHI | Senin, 14 Mei 2018 | 21:00 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Lebu
    Gubernur NTT Frans lebu Raya

     

    KUPANG,FLOBAMORA.NET - Dua bulan menjelang akhir masa jabatannya sebagai Gubernur NTT selama 10 tahun, Frans Lebu Raya mulai pamitan dengan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup pemerintahan setempat.

    Hingga, Senin (14/5) sudah sekitar empat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang disambingi Lebu Raya untuk pamitan, sekaligus memohon dukungan untuk maju sebagai bakal calon anggota DPR RI  dari PDI Perjuangan.

    “Mudah-mudahan setelah tidak lagi jadi gubernur, saya punya kesibukan lain atau punya lahan pengabdian baru, guna ikut mewujudkan kesejahteran rakyat,” ujarnya   

    Dalam kunjungan pamitan di Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Lebu Raya menyampaikan terima kasih atas dukungan dan kerja sama ASN di lingkup Pemprov NTT yang sudah bekerja sama dan sama-sama bekerja membangun daerah ini.

    “10 bahkan 15 tahun masa pengabdian saya, ada banyak hal yang sudah kita kerjakan demi kemajuan daerah ini. Daerah ini sudah mengalami perubahan yang sangat signifikan, meski masih ada kekurangan. Ini yang harus terus-menerus dipehatikan,” katanya.

    Ia meminta ASN untuk terus bekerja dan menjalin kerja sama yang baik dengan pimpinan, apalagi NTT akan memiliki seorang gubernur baru, hasil Pilkada 27 Juni 2018 mendatang.

    Terkait pembangunan infrastruktur di daerah ini Lebu Raya menuturkan, terbatasnya anggaran menjadi  masalah pembangunan infrastruktur terutama jalan provinsi yang panjangnya mencapai 2000-an kilo meter.Belum lagi masalah air bersih yang menjadi kebutuhan vital masayarakat.

    “Jalan provinsi yang begitu panjang, tidak bisa kita selesaikaan dalam waktu 10 tahun. Kalau ada yang bilang bisa selesaikan masalah ini hanya dalam waktu tiga tahun, darimana dana untuk pembangunan jalan,” tuturnya.

    Kesempatan itu juga dimanfaatkan Lebu Raya untuk menyampaikan permohonan maaf kepada jajaran Dinas PUPR, jika sepanjang kebersamaan selama 10 tahun, telah melakukan kekeliruan dalam tutur kata mapun kebijakan sebagai pimpinan di daerah ini.***

     

          

            

     


     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.