• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Kamis, 18 Oktober 2018

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Puskesmas Bakunase Jadi Tempat Studi Banding Penyakit Kanker
    ERAS POKE | Kamis, 17 Mei 2018 | 06:40 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Puskesmas
    Puskesmas bakunase,Kota Kupang

     

    KOTA KUPANG,FLOBAMORA.NET - Pasca ditetapkan sebagai Puskesmas peduli Kanker Serviks dan Payudara, Puskesmas Bakunase  di  Kota Kupang kerap dikunjungi tenaga kesehatan, baik dokter maupun perawat dari Kabupaten lain di NTT untuk melakukan studi banding.

    Hal ini diungkapkan Kepala Puskesmas Bakunase, dr. M. Ivonny Ray saat kunjungan Komisi IV DPRD Kota Kupang ke tempat tersebut, Selasa (15/5).

    “Banyak tenaga kesehatan dari Rumah Sakit yang ada  di beberapa Kabupaten di NTT yang melakukan studi banding kesini soal Kanker karena setelah ditetapkan sebagai Puskesmas peduli Kanker Serviks dan Payudara Puskesmas ini memiliki dokter dan tenaga terlatih untuk melakukan deteksi dini penyakit Kanker,” ungkap Ivonny dalam dialog bersama wakil rakyat Kota Kupang.

    Ivonny mengatakan, saat ini ada beberapa tenaga dokter dari Rumah Sakit Nagekeo  Flores yang melakukan studi banding ke Puskesmas Bakunase soal deteksi dini Kanker Serviks dan Payudara.

    "Sebelumnya ada dokter dari rumah sakit di Kabupaten Alor dan Belu, yang khusus datang untuk belajar cara deteksi kanker serviks dan payudara," jelasnya.

    Ia mengaku, Puskesmas yang dipimpinnya melakukan deteksi dini kanker Serviks dan Payudara menggunakan alat Crane hanya pada hari  Selasa dan Kamis saja berdasarkan petujuk dari Dinas Kesehatan Provinsi NTT.

    Sementara dr. Angel Moa tenaga kesehatan dari rumah sakit Nagekeo Flores yang sedang melakukan studi banding ke Puskesmas Bakunase mengaku, dirinya dikirim untuk melakukan studi banding karena saat ini rumah sakit Nagekeo baru akan mengaktifkan IVA dan Crane terapi.

    Karena itu, dirinya dikirim untuk menimba ilmu di Puskesmas Bakunase lantaran kepala Puskesmas Bakunase merupakan dokter terlatih  Crane terapi.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.