• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Jumat, 19 Oktober 2018

     

     
    Home   »  Nasional
     
    Tenun Ikat NTT Terbaik di Indonesia
    KOMPAS.COM | Minggu, 10 Juni 2018 | 15:23 WIB            #NASIONAL

    Tenun
    Presiden Joko Widodo saat menghadiri Festival Tenun Ikat di Sumba Barat Daya Tahun 2017 lalu

     

    JAKARTA - Menteri Pariwisata Arief Yahya menyebut tenun ikat dari Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), terbaik di Indonesia.

     

    Penegasan itu disampaikan Arief, saat memberikan sambutan dalam kegiatan peluncuran empat Top Calendar Of Event Pariwisata Nusa Tenggara Timur 2018, di Balairung Soesilo Sudarman, Kementerian Pariwisata, Kamis (7/6/2018).

     

    Arief mengaku, sudah mengikuti karnaval budaya di Ende dan beberapa kabupaten lainnya di NTT dan provinsi kepulauan itu sangat kaya akan motif tenunan dari berbagai suku.

     

    Karena itu, menurut Menpar, tenun ikat khas NTT harus didampingi oleh kurator (pengurus atau pengawas institusi warisan budaya atau seni) yang bagus.

     

    "Saya ikut karnaval di Ende dan tentu harus dikurasi dengan baik karena kalau dari sisi bahan atau fashion tenun NTT itu nomor satu di seluruh Indonesia, jadi karnaval atau fashion diberikan kepada ahlinya," ucap Arief yang disambut tepuk tangan para pejabat dari beberapa kabupaten di NTT.

    Menurut Arief, festival tenun Ikat di Sumba pada Juli 2018 harus bagus dan kurasinya pun harus bagus. Desainer atau koreografernya harus tingkat nasional untuk melestarikan tenun ikat ini.

     

    Pelaksanaan kegiatan festival tenun Ikat di Sumba, lanjut Arief, jangan hanya berhenti pada pelaksanaannya saja, tapi harus dilestarikan dan dikembangkan untuk menjadi komersial, sehingga bisa mensejahterakan masyarakat.

     

    "Untuk tindak lanjutnya, maka Badan Ekonomi Kreatif harus turun untuk menginkubasi agar tenun dikembangkan menjadi nilai komersial," katanya


     


     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.