• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Minggu, 18 November 2018

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Jimmy Sianto Memilih jadi Calon Anggota DPD
    ALBERT VINCENT REHI | Kamis, 12 Juli 2018 | 20:45 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Jimmy
    Jimmy W.B Sianto

     

    KUPANG - Kisruh ditubuh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hanura NTT, membuat Jimmi Sianto memilih menjadi calon anggota DPD RI periode 2019-2024.

    Jimmy yang masih sebagai Ketua DPD Partai Hanura NTT (versi Oesman Sapta dan Syarifuddin Suding) telah mendaftarkan diri di Sekretariat KPU Provinsi NTT, Rabu (11/7) petang.

    Ketua Komisi V DPRD Provinsi NTT ini datang bersama puluhan pendukungnya "Teman JS pukul 17.15 Wita. Mereka diterima Ketua KPU NTT, Maryanti Adoe bersama komisioner Josafat Koli dan Thomas Dohu, serta anggota Bawaslu NTT, Jemris Fointuna.

    Saat mendaftar Jimmy menyerahkan sejumlah dokumen hard dan soft seperti surat pencalonan yang ditandatangani oleh bakal calon dan bermeterai serta surat pernyataan, berita acara dari KPU provinsi terkait jumlah syarat dukungan 2.000 lembar foto kopi KTP yang tersebar di 15 kabupaten/kota.

    Dokumen lainnya lainnya yaitu dokumen syarat calon berupa daftar riwayat hidup bermeterai dan foto kopi KTP, surat tidak pernah terpidana dari pengadilan. Selain itu, surat keterangan tidak pernah sebagai terpidana dan biodata pendidikan terakhir serta surat keterangan bebas Narkoba.

    Kepada wartawan ia mengatakan, pilihan menjadi calon anggota DPD RI juga tidak terlepas dari kisruh yang terjadi di Partai Hanura. Menurutnya, jika tidak ada kisruh, maka ia tidak mempunyai niat menjadi calon anggota DPD RI.

    "Tentu teman-teman tahu proses yang terjadi di Partai Hanura, karena itu kalau seandainya tidak terjadi itu tentu saya nyaman dengan posisi sebagai anggota DPRD Provinsi NTT. Saya percaya proses ini terjadi dan Tuhan berkeinginan saya harus naik kelas dan bisa berbuat lebih untuk rakyat NTT," tandas Jimmi.

    Dia mengatakan, keinginan menjadi calon DPD RI juga karena tidak mau pindah partai dan tetap setia dengan Partai Hanura. Ia mengaku, jika meloncat ke partai lain, maka akan terpilih kembali menjadi anggota DPRD NTT.

    "Saya tetap kader Hanura dan sampai hari ini juga masih kader Partai Hanura sampai nanti juga saya yakin, saya masih tetap di Partai Hanura. Saya termasuk bukan tipe maaf tidak bermaksud menyinggung perasaan yang lain. Saya dalam berpolitik itu menghindari untuk menjadi politisi kutu loncat dan saya harus berkeyakinan ketika harus satu saya harus berjuang dan berjuang terus. Jangan karena ada satu halangan saya loncat ke yang ain. Saya bukan tipe itu, karena dalam berpolitik tidak mencari selamat diri sendiri, tapi komitmen itu yang paling penting," tandas Ketua Fraksi Hanura DPRD NTT ini.

    Keinginannya menjadi calon anggota DPD RI, bukan karena merasa takut kehilangan kursi di DPRD NTT. Menurutnya, jika ia meloncat ke partai manapun, maka tetap terpilih menjadi wakil rakyat.

    "Tidak ada ketakutan justru ini adalah suatu tantangan yang baru. Kalau saya hari ini dari pada saya berpolemik di Partai Hanura saya loncat ke partai lain, saya yakin saya menjadi anggota DPRD Provinsi NTT dari partai manapun saya jadi, tetapi ini adalah suatu tantangan yang baru dan saya mengimani itu bahwa Tuhan punya rencana lain. Saya harus berbuat lebih untuk rakyat NTT, karena itu saya terima," ujar Jimmi.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.