• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Kamis, 15 November 2018

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    23 Anak NTT Ikut Peringatan HAN 2018
    WILSON BOYMAU | Selasa, 24 Juli 2018 | 06:10 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    23
    Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) NTT, Bernadeta M. Usbuko

     

    KUPANG - Sebanyak 23 anak dari Forum Anak NTT bergabung dengan 3000 anak Indonesia lainnya meriahkan Hari Anak Nasional (HAN) tahun 2018, Senin (23/7), di Kebun Raya Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, Provinsi Jawa Timur. Presiden RI, Joko Widodo, hadir dalam puncak peringatan HAN 2018 tersebut.

    Peringatan HAN 2018 mengusung tema “Anak Indonesia, Anak GENIUS”. Tujuannya untuk membangun kembali kesadaran setiap elemen bangsa, baik individu, orang tua, guru maupun pemerintah tentang pentingnya tugas masing-masing dalam memenuhi hak dan perlindungan anak.

    Selain itu, peringatan HAN 2018 dapat mempertemukan Forum Anak Nasional (FAN) dari berbagai daerah untuk mendiskusikan sejumlah topik aktual terkait isu-isu pemenuhan hak dan perlindungan anak. Sejumlah isu itu, yakni pernikahan usia anak, bullying (perilaku agresif terhadap anak), radikalisme dan terorisme. Forum Anak Nasional (FAN) 2018 juga mengangkat tema: Bakti Anak Kepada Negeri “Menjadi Inspirasi Pelopor dan Pelapor Pemenuhan Hak dan Perlindungan Anak”.

    Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) NTT, Bernadeta M. Usbuko, ketika dihubungi lewat telepon seluler di Pasuruan (Jatim), Minggu (22/7), mengatakan pihaknya mengikutsertakan 23 anak berprestasi yang tergabung dalam Forum Anak NTT dalam puncak peringatan HAN 2018. Keikutsertaan anak NTT itu juga didampingi Wahana Visi Indonesia (WVI) selaku wadah sponsor anak Indonesia.

    Menurut Usboko, kehadiran anak NTT di puncak peringatan HAN 2018 dilakukan melalui proses persiapan dengan menjaring dan memilih duta-duta anak, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten dan kota.

    Pemilihan duta anak NTT tersebut, lanjutnya, dilaksanakan melalui Konferensi Anak Daerah tingkat Provinsi NTT yang dipusatkan di Kabupaten Malaka, awal Juni 2018 lalu. Sehingga terpilih 23 orang anak untuk mewakili NTT, kecuali Kabupaten Flores Timur dan Sabu Raijua, yang tidak mengirim perwakilannya.

    “Bapak Presiden Joko Widodo akan hadir pada puncak peringatan HAN 2018 dan berdialog dengan anak-anak dari berbagai daerah,” jelasnya.

    Kata dia, etnis dan budaya Kabupaten Malaka disepakati menjadi ikon dan mewakili Provinsi NTT dalam puncak peringatan HAN 2018 , di Kebun Raya Purwodadi. Mereka menampilkan tarian massal dan busana adat dari Malaka sebagai profil NTT. Forum anak NTT akan menggambarkan profil NTT secara utuh.

    Ia juga menjelaskan, kegiatan yang telah dipersiapkan untuk ditampilkan pada peringatan HAN 2018, berupa lomba pidato, interaksi anak dalam kelompok, pagelaran seni dan budaya serta pemahaman anak terkait profil daerah. Sedangkan untuk usia dan pendidikan anak yang tergabung dalam Forum Anak NTT, yaitu anak dengan jenjang pendidikan SMP dan SMA dengan usia dibawah 18 tahun.

    “Anak-anak ini nantinya kembali ke daerahnya dan membagi pengetahuan dengan anak lain terutama kepada anak berkebutuhan khusus (Disabilitas),” urainya.***

     


     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.