• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Rabu, 19 September 2018

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Kerugian Akibat Kebakaran Kampung Gurusina Capai Rp 5,4 Miliar
    ANTARA. | Selasa, 14 Agustus 2018 | 21:43 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Kerugian
    Kebakaran di Kampung Adat Gurusina, Kabupaten Ngada

     
    KUPANG- Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Nusa Tenggara Timur Marius Ardu Jelamu mengemukakan, nilai kerugian akibat kebarakan di kampung adat Gurusina di Kabupaten Ngada, Pulau Flores, ditaksir mencapai Rp5,4 miliar.


    "Setelah kami hitung-hitung kerugian akibat kebakaran itu ditaksir mencapai Rp5,4 miliar lebih," kata Marius Ardu Jelamu kepada Antara di Kupang, Selasa (14/8).

    Ia mengatakan, kebakaran kampung adat Gurusina di Desa Watumanu, Kecamatan Jerebu`u pada Senin (13/8) petang itu telah melenyapkan sebanyak 27 rumah adat. Hanya tujuh dari enam bangunan rumah adat yang ditempati warga serta satu rumah baca lolos dari sambaran api.

    Marius mengatakan, kerugian yang ditaksir mencapai Rp5,4 miliar lebih dengan perhitungan untuk pembangunan kembali satu rumah adat bisa menelan biaya hingga Rp200 juta.

    Ia menjelaskan, pembangunan sebuah rumah adat tidak hanya urusan menggantikan bahan-bahan bangunan tradisional seperti alang-alang, kayu, dan bambu yang hangus, tetapi ada banyak tindakan yang juga membutuhkan biaya sehingga satu rumah adat bisa menelan biaya hingga Rp200 juta.

    "Ada ritual adat yang bisa saja harus mengumpulkan banyak pihak, ada penyembelihan hewan, dan pengadaan lainnya. Belum lagi ada barang-barang sakral yang ikut hangus terbakar," katanya.

    Marius berharap, Pemerintah Kabupaten Ngada mulai menyiapkan anggaran untuk pembangunan kembali kampung adat Gurusina meskipun harus dilakukan secara bertahap.

    "Kami juga tentu koordinasi dengan Kementerian Pariwisata dan Kementerian Kebudayaan untuk bisa bersama-sama membangun kembali kampung adat itu yang merupakan destinasi wisata yang selama ini sudah cukup populer," katanya.*** 


     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.