• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Kamis, 21 Juni 2018

     

     
    Home   »  Nasional
     
    Dua Hal Ini yang Membuat Ragu terhadap Jokowi
    ANA DEA | Rabu, 19 Maret 2014 | 18:34 WIB            #NASIONAL

    Dua
    Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, berbincang dengan sejumlah wartawan dan pegiat sepeda di kantor Redaksi Kompas.com, kawasan Palmerah, Jakarta Pusat, Jumat (28/2/2014). Jokowi menuju Kompas.com dengan menggunakan sepeda dari rumah dinasnya di kawasan Menteng, Jakarta Pusat

     
    Jakarta - Pengamat politik dari Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, Zaki Mubarak, mengatakan, bakal calon presiden dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Joko Widodo akan menghadapi tantangan, baik dari eksternal maupun internal partainya, jika terpilih menjadi presiden RI.  

    Ia menyebutkan, tantangan eksternal berasal dari berbagai partai politik yang tidak puas dan akan mencari celah untuk menjegal Jokowi di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Menurut Zaki, hal ini berpeluang terjadi karena cara berpolitik para elite politik saat ini tak fair. Zaki meragukan kemampuan Jokowi mengatasi hal tersebut. Ia mengatakan, ada dua hal yang membuatnya ragu terhadap Jokowi, yaitu kepemimpinan dan keterampilan berkomunikasi. 

    "Jadi, butuh leadership yang kuat dan keterampilan komunikasi yang baik untuk mencegah gaduh di parlemen. Sayangnya, dua segi ini tidak menonjol dari Pak Jokowi," kata Zaki saat dihubungi, Rabu (19/3/2014).

    Selain eksternal, lanjut dia, Jokowi juga akan menghadapi tantangan dari internal PDI-P. Potensi perpecahan dalam elite PDI-P, menurutnya, terlihat saat Gubernur DKI Jakarta itu dicalonkan sebagai presiden dari partai berlambang banteng itu.

    "Tidak semua elite dan basis massa PDI-P kompak mendukung pencapresan Jokowi. Protes kelompok pro-Megawati menjadi indikasi awal. Dalam hal ini, keterampilan Jokowi membuat solid PDI-P akan diuji," katanya.

    Tak hanya itu, Zaki menambahkan, Jokowi dan PDI-P juga berpotensi diserang oleh parpol-parpol lain. Ia menyebut, berdasarkan data Komisi Pemberantasan Korupsi dan pegiat antikorupsi, PDI-P masih menjadi salah satu parpol dengan politisi terkorup.

    "Jadi, butuh terobosan untuk membersihkan para politisi PDI-P dari aroma korupsi. Tapi, apakah Bu Mega dan Jokowi mampu?" katanya.

     

    URL SUMBER
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.