Warning: ob_start(): output handler 'ob_gzhandler' conflicts with 'zlib output compression' in /home/flobamor/public_html/media.php on line 2
Ini Komentar Jokowi Soal Perjanjian Batu Tulis


  • LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Sabtu, 20 April 2019

     

     
    Home   »  Nasional
     
    Ini Komentar Jokowi Soal Perjanjian Batu Tulis
    ANA DEA | Kamis, 20 Maret 2014 | 10:42 WIB            #NASIONAL

    Ini
    Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo yang akrab disapa Jokowi tiba di Museum Kebangkitan Bangsa, Jakarta Pusat, Minggu (16/3/2014). Jokowi yang menjadi juru kampanye PDIP memulai hari pertama kampanye dengan berkeliling museum menelusuri jejak-jejak perjuangan para pahlawan di Jakarta.

     
    Jakarta, Flobamora.net - Joko Widodo tak menyelesaikan kata-katanya ketika menjawab pertanyaan wartawan terkait perjanjian batu tulis antara PDI Perjuangan dengan Gerindra.

    Ditanya wartawan, Rabu (19/3/2014) sore, semula, Jokowi menjawab pertanyaan itu dengan lancar. "Menurut saya, yang saya baca nih. . . " Jokowi kemudian melambatkan intonasinya dan berhenti.

    Selanjutnya, dia hanya senyum-senyum kepada wartawan. Wartawan lalu mendesak Jokowi untuk melanjutkan jawaban. Jokowi kemudian mengatakan bahwa dirinya tidak mengetahui isi perjanjian batu tulis. Sebab, saat perjanjian itu dilaksanakan, dia masih menjabat sebagai Wali Kota Surakarta.

    "Waktu perjanjian batu tulis itu ditulis, saya masih jadi Wali Kota. Ndak tahu menahu, itu urusan partai," lanjut Jokowi.

    Jokowi kemudian berlalu cepat dengan mobil dinasnyanya diiringi rentetan pertanyaan wartawan soal topik yang masih "terganjal" di mulut Jokowi.

    Sebelumnya diberitakan, dokumen yang diduga merupakan perjanjian Batu Tulis antara Gerindra dan PDI-P pada Mei 2009 itu beredar luas di jejaring sosial setelah Jokowi ditetapkan sebagai bakal calon presiden. Kesepakatan itu berisi tujuh poin, salah satunya menyebutkan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri akan mendukung pencalonan Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto sebagai calon presiden pada Pemilihan Umum 2014.

    PDI Perjuangan mengklaim bahwa perjanjian itu hanya berlaku jika pasangan Megawati-Prabowo menang dalam Pemilu 2009. Nyatanya, pasangan tersebut kalah dari pasangan Susilo Bambang Yudhoyono dan Boediono. Sehingga perjanjian itu tak berlaku lagi.

     

    URL SUMBER
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2019 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.