• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Rabu, 26 September 2018

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Bupati Wangge : Jangan Komentari Suatu Hal tanpa Keahlian
    ELSA | Jumat, 21 Maret 2014 | 14:02 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Bupati
    Bupati Ende, Don Bosco M.Wangge bersama Direktur PT.Nautic Maritime Salvage

     
    Ende, Flobamora.net - Bupati Ende, Don Bosco M.Wangge meminta masyarakat di daerah itu untuk tidak latah mengomentari sesatu hal jika tidak dilatari dengan keahlian atau pengetahuan yang dimiliki.

    Permintaan tersebut disampaikan Bupati Wangge mencermati berbagai komentar sehubungan dengan proses evakuasi bangkai KM Nusa Damai yang tenggelam di kolam labuh Pelabuhan Ipi, sekitar 10 tahun lalu.

    "Belakangan ini, begitu banyak yang mengomentari tapi tanpa rujukan keahlian dan latar belakang teknis," kata wangge di Ende, Kamis (20/3).

    Dia merasa aneh, para pekerja yang sudah bekerja dengan perencanaan matang dari aspek pengetahuan, teknologi, ketrampilan, keselamatan yang langsung berkompeten dengan urusan penyelaman dengan jenis-jenis pekerjaan yang dilakukan  sesuai jadwal yang sudah pasti, enggan berkomentar.

    Kata dia, para pekerja sudah tahu secara pasti seperti apa hasil pekerjaan serta bagaimana kenyamanan dan keselamatan lalu lalang kapal dan manfaat bagi masyarakat Ende.

    Kepada peserta Musrenbang Tingkat Kabupaten Ende, dia menjelaskan kembali soal bagaimana secara teknis pelaksanaan evakuasi KM Nusa Damai dan seperti apa hasil evakuasi yang sudah terlaksana serta bagaimana ke depannya dengan bangkai kapal Nusa Damai yang sudah terevakuasi itu.

    Secara teknis, katanya, semua pekerjaan evakuasi terutama yang berkaitan dengan survey kondisi kapal dan perhitungan arus, penyelaman, pengapungan, pergeseran kapal serta pembersihan oksigen yang sudah menjadi zat nitrogen dalam tubuh penyelam, sudah terjadwal secara baik.

    “Salah sedikit saja perhitungan maka akan berakibat fatal bagi setiap pekerja/penyelam, yaitu kematian atau kelumpuhan permanen,” ucapnya.

    Awal pekerjaan evakuasi, paparnya , Direktur PT.Nautic Maritime Salvage sendiri yang melakukan penyelaman dalam rangka pemetaan teknis.Direkturnya Perwira tinggi, pensiunan Marinir yang mempunyai keahlian menyelam dan evakuasi bangkai kapal.

    Dia menjelaskan, jika bangkai KM Nusa Damai berhasil digeser ke arah daratan sebelah timur dermaga Pertamina maka semua besi tua itu akan menjadi milik PT.Nautic. Namun jika karena situasi dan kondisi bangkai kapal terevakuasi ke arah tenggara maka hanya satu pilihan bagi tim evakuasi, yaitu menjamin keamanan, kenyamanan dan keselamatan arus lalu lintas kapal di kolam labuh dermaga Ipi.

    "Misi utamanya adalah merasa bangga bisa buat sesuatu untuk masyarakat Ende,” imbuh Wangge menirukan ucapan Direktur PT.Nautic Maritime Salvage.

    Secara teknis, lanjut Bupati, ia mendapat laporan dari tim evakuasi bahwa lunas kapal apa saja yang masuk kedalam laut dengan muatan penuh, kisarannya hanya sampai tujuh meter. Sedangkan kondisi kedalam laut tempat bangkai KM Nusa Damai tidur manis pada kedalaman 90 meter dan 600 meter kearah tenggara.

    Dengan perhitungan ini,tuturnya, maka tim evakuasi memberi jaminan penuh atas kelancaran, keamanan, kenyamanan dan keselamatan lalu lintas kapal.

    “Jika ada yang memberi komentar tanpa memiliki pengetahuan atau latar belakang dan keahlian khusus di bidang ini, sebaiknya diam. Sebab kata orang bijak, jangan seperti kambing ajar bebek berenang,” pungkasnya.***

     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.