• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Selasa, 11 Desember 2018

     

     
    Home   »  Ekonomi & Investasi
     
    Bupati/Walikota Diminta Tangkap Peluang Kebijakan Afirmatif
    RISKY R | Kamis, 27 Maret 2014 | 11:33 WIB            #EKONOMI & INVESTASI

    Bupati/Walikota
    Gubernur Nusa Tenggara Timur, Frans Lebu Raya

     
    Kupang, Flobamora.net - Gubernur NTT, Frans Lebu Raya meminta para bupati/walikota di daerah ini untuk menangkap peluang kebijakan afirmatif untuk daerah ini yang digulirkan pemerintah pusat.

    "Kebijakan afirmatif itu sudah merupakan komitmen pemerintah pusat untuk percepatan pembangunan NTT," kata Lebu Raya di Kupang, Kamis (27/3) saat menutup rangkaian kegiatan Musrenbangda.

    Menurutnya, kebijakan afirmatif itu meliputi direktif presiuden tetang enam program prioritas pembangunan NTT, MP3EI Koridor V Bali - NTB-NTT sebagai pintu gerbang pariwisata dan mendukung ketahanan pangan nasional, NTT sebagai dserah pendukung swasembada daging dan garam nasional dan NTT sebagai destinasi pariwisata utama Nasional.

    Dia mengatakan, ada kebijakan tersebut merupakanb peluang yang harus dimanfaatkan pemerintah daerah daerah dalam melanjutkan reformasi pembangunan bagi percepatan pembangunan ekonomi yang berkeadilan.

    "Saya berharap, tidak terulang lagi program afirmatif dengan tujuan percepatan pembangunan NTT gagal dan banyak masalah di lapangan karena kurang kerja sama. Untuk itu, kenali betul kekuatan dan kelemahan daerahnya masing-masing," paparnya.

    Dia menuturkan, pemerintah provinsi NTT tetap berkomitmen dengan kebijakan pembangunan daerah terpadu berbasis desa/kelurahan,karena masih ditemukan misalokasi kegiatan yang cenderung tumpang tindih lokasi  dan sasaran serta belum optimalnya sinergi pembangunan yang terus - menerus didengungkan di tingkat nasional dan daerah.

    Kata dia, progran Desa mandiri Anggur Merah, masih menjadi andalan pemerintah provinsi untuk mendorong peningkatan dan pertumbuhan ekonomi desa dan kelurahan. Program ini akan dilanjutkan hingga tahun 2018 mendatang, sampai semua desa dan kelurahan di daerah ini menjadi penerima dana hibah tersebut.

    "Untuk itu para bupati/walikota dapat mengawalnya di lapangan sehingga kegiatan yang dilaksanakan benar-benar tepat sasaran dan tepat lokasi," tambahnya.***        

     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.